Posted in Angst, ChalilaCha, D.O FF Indonesia

[Series] Life Story – Verworren

ChalilaCha || Do Kyungsoo , Shin Hyeri , Byun Baekhyun, Hwang Lee Ra, Kim Jong In , Kim Yoo Jung

|| Romance , Hurt , Frienship , Sad || Series

Pg – 17

TYPO BERTEBARAN ..:D

EYD PERLU PERBAIKAN 😀

Happy Reading

🙂

PREV : MEET AGAIN

 

 

LOVE STORY

Beautiful Cover By : Han Hyema

.

.

.

“berpikirlah sesimpel mungkin dan jangan terlalu mengulur waktu, itu hanya membuat semuanya lebih kecewa jika pada akhirnya memang akan kecewa…”

.

.

Kyungsoo tidak tahu kapan terakhir kali dia hadapkan pada suatu keadaan yang membuatnya tidak bisa bergeser, bahkan bisa di katakan untuk bernafasnya itu serasa amat sesak. Tidak ada masalah dengan dasi yang bertengger di leher maupun kemeja yang dia gunakan, semua normal layaknya yang dia gunakan setiap hari. Tetapi bertemu dengan pria ini untuk keadaan seperti ini sungguh bukan suatu hal yang kyungsoo inginkan. Suasana canggung sangat mencekiknya, di luar ini semua ada banyak hal yang ingin dia lakukan. Seperti tersenyum, tertawa bahagia, mengekspresikan bagaimana senang hatinya sekarang. Namun sungguh ini di luar itu, dia sudah dewasa. Sudah merupakan pria berumur matang yang harusnya sudah membina rumah tangga bahagia bersama buah hati dan seorang istri.

Dengan tujuan itu pula dia berada di meja makan mendengarkan suara tawa ayah dan juga ibunya akibat lelucon yang tak kyungsoo mengerti. Bukan karena bodoh, tetapi semua hanya seperti backsound yang di perlambat di telinganya. Sedang matanya terfokus pada pria yang duduk di seberang mejanya. Pria yang mengenakan kemeja hitam dengan lengan di gulung sebatas siku. Mempunyai kulit tan dan mata yang menunjang berwarna kecoklatan. Dia kim jongin, sahabat yang meninggalkannya sekitar dua puluh tahun yang lalu. Sahabat yang berbagi kamar, makan, pakaian, dan berbagi apapun yang kyungsoo anggap itu sangat mengesankan. Kyungsoo hanya tahu terakhir kali poster jongin yang dia lihat sebelum berpisah dengan lee ra, setelahnya tidak lagi.

Mengutuk kebodohannya sendiri dengan tak memperhatikan marga keluarga yang dikatakan oleh ayahnya. Kim, harusnya kyungsoo sadar sejak awal. Tetapi siapa yang akan menyangka jika jongin yang akan ada di hadapannya sekarang. Ada banyak marga kim di korea dan jongin adalah anak angkat, tidak menutup kemungkinan dia berganti marga atau bahkan berganti nama sekalipun.

Mata kyungsoo beralih ke arah jam sebelas, disana dia menemukan seorang gadis manis. Kim yoojung, saudara kim jongin. Parasnya cantik, di tambah senyumannya yang menawan. Terbesit rasa heran di pikiran kyungsoo, gadis semuda ini bagaimana bisa dengan mudah di seret dalam sebuah pertemuan kolot semacam ini? Bahkan dia sekalipun hanya hadir sebagai formalitas semata, mengesampingkan sedikit keegoisannya untuk keluarga.

Namun bahkan tanpa beban gadis di hadapannya ini mengeluarkan semburat malu di kedua pipinya tatkala menerima rayuan – rayuan dari para orang tua di sekitar ujung meja sebelah kanan. Jongin pun tak hayalnya juga hanya tersenyum, sesekali melemparkan tatapan hangat padanya. Semua seolah seperti drama picisan di layar kaca dan kyungsoo yang harusnya menjadi pemeran utama di dalamnya.

“bagaimana kyungsoo ??” dan akhirnya pertanyaan itu muncul saat kyungsoo menyuapkan sepotong steak ke dalam mulutnya.”putri anda sangat cantik, Tuan Kim..”sambil melirik yoojung, tepat dugaannya kembali gadis itu tersipu. Setelahnya terdengar tawa bahagia di bibir ayahnya dan senyuman lega dari nyonya kim dan juga ibunya.

“tidak ada alasan lagi..bukan begitu??”skak, kalimat mati yang kyungsoo dengar keluar dari mulut tuan kim yang di tujukan pada ayahnya layaknya besi panas yang menghunus telinga kanannya. Entah itu sebuah kesengajaan atau tidak, sebuah seriangaian tipis tertangkap oleh kyungsoo tersemat di bibir sahabat yang duduk berseberangan meja dengannya. Membuat kyungsoo mendadak bingung dan langsung mengalihkan pandangannya pada yoojung yang hanya menduduk tersipu.

Orang tuli pun tau jika ada sesuatu yang di sembunyikan di sini dan jongin memperjelas segalanya.

OOO

Kyungsoo menyandarkan punggungnya di sandaran kursi yang tersedia di depan punggungnya. Membiarkan punggung yang menopang tubuhnya itu untuk beristirahat dan membiarkan matanya menerawang jauh kegelapan yang di sediakan oleh langit malam. Sudah sejak tadi fajar menyingsing kyungsoo meninggalkan apartemennya dan hingga fajar kembali keperaduannya pun dia belum menginjakkan telapak kakinya di apartemen.

Entah karana apa, kyungsoo merasa sedikit was – was. Tidak ada pembicaraan serius semenjak hyeri mengatakan jika ada suatu hal yang ingin dia bicarakan setelah mengobati lukanya tempo hari. membuat kyungsoo kembali mengingat bagaimana bodohnya dia mengajak lee ra lari, tanpa memikirkan akibat yang akan di timbulkan dari sebuah kalimat sederhana tersebut.

Dan kini masalah baru pun seolah telah membukakan pintu lebar – lebar untuknya. Tuan kim menyukainya dan yoojung tidak menunjukkan sedikitpun penolakan. Walau pada kenyatan umur mereka terpaut cukup jauh, itu bukan sebuah masalah berarti, papar yoojung tadi dengan polos dan tanpa beban. Desahan dari bibir kyungsoo keluar untuk kesekian kalinya. Hanya hyeri, tidak ada yang lain yang ada dalam pikirannya sekarang. Kegelisahan hyeri semakin kentara dengan sikap diam yang di tunjukannya. Kyungsoo tidak bisa menembus kedinginan sikap itu dengan penghangat suhu tinggi sekalipun, karena dia yang membekukannya. Dia yang menyebabkan semua ini. Entah bagimana lagi dia mengatakan pada hyeri jika dia di jodohkan dengan sala satu kolega bisnis ayahnya, di tambah tidak adanya pertentangan sama sekali sangat halus bagaikan kain sutra yang baru saja selesai di pintal.

“terlihat amat frustasi, kapan kau akan mengubah dirimu, kyungsoo?” suara yang berasal dari balik tubuh kyungsoo menuntunnya untuk menoleh kebelakang dan menemukan jogin dengan tatapan setengah angkuh, ditambah dengan tangan yang dia sakukan dan kyungsoo tak menyangkal jika sahabatnya itu sangat berwibawa dan tampan, berbeda dengannya. “aku tidak menyukai banyak perubahan, kau tau itu , kim jongin..” balas kyungsoo tak kalah sarkastiknya. “kuharap kau segera menikahinya..” tak bisa lagi kyungsoo menahan kerutan bingung di dahinya. Tanpa awalan apapun atau sapan sedikitpun jongin langsung saja membahas hal yang sangat tabu menurutnya. Bahkan kyungsoo sedikit tak mengerti kalimat itu di tujukan untuk siapa. “adikmu ??” terka kyungsoo seadanya.

“memangnya siapa lagi ..” jongin mengambil tempat di kursi kosong yang berada di seberang meja yang memisahkan tempat di antara mereka.

“ aku tidak bisa, aku sudah memiliki-“

“hyeri.., benar ??” tak hendaknya ingin terkejut kyungsoo hanya mengalihkan pandangannya dari langit menuju jongin yang masih menerawang langit, sama seperti yang dia lakukan sebelumnya. “bahkan kau sudah menarik ulur dan hampir melepasnya, kyungsoo dan berkata kau memilikinya..” suara decihan jongin tak luput dari pendengar dan mimic muak yang jongin berikan tak luput dari penglihatan kyungsoo.”apa maumu, jongin..” merasa tak ada lagi yang harus di bahas sebagai pemanis pembicaraan, kyungsoo bersikap tak jauh berbeda, hanya mengatakan apa yang seharusnya dia tanyakan.

“adik ku, dia sangat menyukaimu..” sambung jongin mengejutkan. Nafas kyungsoo terasa susah dan masalahnya yang bari kini di mulai. “aku tidak mau dia tersakiti hanya karna ketidak pastian sikapmu, kyungsoo..”

“kenapa bisa ??”

“salahkan perasaan perempuan yang dengan mudah luluh hanya melihat senyuman mu di selembar kertas, kyung..”seringaian kembali terulas di bibir jongin. “aku tak menyangka selama ini kelihaianmu mempermainkan wanita berkembang pesat. “

Dahi kyungsoo mulai berkerut menatap jongin tak mengerti, sedang jongin beranjak dari posisinya, menyakukan kedua tangannya di saku celana. Berjalan dengan dagu sedikit di angkat, menambah kecongkakan yang begitu tampak di mata kyungsoo. Hanya dalam hati berkata, jika dia bukan lagi kim jongin.

“berpikirlah sesimpel mungkin dan jangan terlalu mengulur waktu, itu hanya membuat semuanya lebih kecewa jika pada akhirnya memang akan kecewa…” kicau jongin sebelum benar – benar menghilang di balik pintu balkon.

‘sebenarnya, ada apa dengan dunia ini ..’ keluh kyungsoo beberapa menit sebelum dia memejamkan matanya menenangkan diri dari permasalahn kehidupannya.

OOO

Kyungsoo dengan langkah sedikit mengendap memasuki apartemennya yang telah gelap, hanya ada lampu meja yang masih menyala di samping sofa ruang tengah. Tubuhnya terasa remuk, bahkan jika bisa dia ingin melepaskan kaki tangannya untuk benar – benar beristirahat total. Di tambah dengan yoojung yang sudah mengiyakan tentang tanggal pertunangan mereka.

Dengan berat kata, kyungsoo mengucapkan pamit terlebih dahulu dengan sejuta alasan klasik, perusahaan. Tetapi dia tahu jika kim jongin tidak sepolos kim yoojung yang begitu saja percaya dengan alasan klise yang dia utarakan pada saat berkumpul di ruang tamu rumahnya tadi. Seringaian licik dan jengah seolah tak absen dari bibir sahabat masalalunya itu. Dan menekan keheranannya, kyungsoo mengabaikan itu dan memilih segera mengistirahatkan tubuhnya di ranjang apartemennya, sedikit harapan bisa bertemu hyeri walau tengah malam.

Mata sedikit berbinar di tengah keremangan ruangan ini tak terelakkan lagi, senyuman tipis juga tersemat di bibir kyungsoo. Hyeri keluar dari kamarnya dengan gaun tidur maroon yang menggantung hingga sebatas lututnya, dibalut dengan cardigan hitam tipis untuk menutupi lengannya yang kyungoo yakin telanjang. Semua gerakan yang hyeri lakukan ketika dia membuka pintu lemari pendingin entah mengapa seperti tarian di mata kyungsoo. Bagaimana hyeri membungkuk dan bagaimana air dingin itu melewati tenggorokan hyeri dengan lembut. Di tambah sedikit menetes keluar hingga menjalar ke leher hyeri, menambah fantasi kyungsoo yang tak semestinya ada dalam pikirannya.

“aku merindukanmu..” ucap kyungsoo lembut ketika dia merengkuh pinggang hyeri dari belakang dan meletakkan kepalanya di perpotongan leher hyeri. Satu hal yang membuat kyungsoo tersenyum tipis, keterkejutan hyeri yang membuat bulu kuduk di sekitar leher hyeri meremang, kyungsoo merasakannya. Gerakan kyungsoo semakin tak berdasarkan logikanya, ketika dia mulai mengendus leher hingga telinga hyeri. Menghirup aroma yang beberapa hari ini tidak dia hirup.

“hentikan kyungsoo..” suara hyeri pun tak di hiraukan oleh kyungsoo. Apa mungkin ini yang dikatakan sebagian orang, kenapa seorang pria dewasa tidak semestinya tinggal bersama seorang wanita. Dan kini kyungsoo merasakan jika tubuhnya tak lagi bisa berhenti bahkan ketika mendengar suara tertahan yang hyeri keluarkan, bak penyemangat di telinga kyungsoo.

“aku menginginkanmu, hye ..”

III

Hayyyyyyyyyyyy ……

aku mau ngucapin beriu – ribu mintaa maaf buatkalian yang baca ff ini. part ini mengecewakan dan semua tambah gak jelas.

maafkan juga buat lama bgt updatenya, krna ak emng lagi bner” sibuk dan gak ada pencerahan apapun.

aku update part gak jelas ini punya maksud untuk minta pendapat kalian gimana kelanjutannya. kalau memang aku ada pencerahan lagi dan tugas ku selesai, ak bakal cepet akhirin cerita drama ini 😦

aku jarang update tp ngemengnya banyak yaa 😀

terakhir, makasih yang udah mau baca caerita inii dan udah support smpek part inii. aku gak bsa ngelanjutin ini kl bukan dr pendapat kalian 😀 🙂

makasiiihhhh bnyaaaaaaaakkkk !!!!!!!!

Regards

ChalilaCha.

^_^

Advertisements

Author:

just for fun

24 thoughts on “[Series] Life Story – Verworren

  1. Gapapa deh thor penasaran sama kelanjutan ff ini😆 Berharap si Kyungsoo balikan sama Lee Ra, tapi gak mungkin deh hhhahah….banyakin adegan Lee Ra-nya dong thor kalo bisa sih, tapi itu juga gakmungkin sih…. Fighting thor^^

    1. lee ra nya udah ama baek, jd kyungsoo ama aku aja 😀 *abaikan abaikan ..
      aku masukin sdikit scene lee ra d chap selanjutnya ..
      okee makasih yaa buat reviewnyaa 🙂

  2. Wow, hihi
    Hai… emm lila? Aku gatau kita udah pernah kenalan apa belum, pokoknya. Aku tata /gak ada yg nanya/
    Kalo belum, salam kenal yaa!
    Ini keren… tulisanmu rapi sekali :”’ /sungkem/
    Sebenernya aku gak ngikutin ff ini. Jadi agak gak mudeng juga hehe
    Tapi serius, pergulatan batin Kyungsoo di sini kamu gambarin dengan apik. Semangat terus yaa!
    Semoga urusan2mu cepat kelar juga! ;))

    1. haii kk tataa, udah kk mungkin kakak aja yg lupa ama aku dan aku juga mungkin jarang nyapa kakak ..hehe
      iya kak salam kenal
      oke kak, pasti semangat kq ..
      makasiih ya kak buat reviwnyaa 🙂

  3. Kyungsoo kebanyakan melakukan tindakan dengan analisis dan pertimbangan yang berlebihan. coba sekali-kali Kyungsoo tegas sama pemikirannya itu biar hatinya ga ngerasa sakit terus … kasian aku ngeliatnya …

    kalau buat ending aku saranin sama hyeri .. kasian dia udah di .. ekhem dua kali atau mungkin lebih tapi ga di nikahin .. 😀 *aduh otakku*

    chapter ini seru kok kak … bisa aja lewat chapter ini jalannya Kyungsoo setuju sama pertunangan dan malah pernikahan dengan yoojung karena ibunya yang penyakitnya udah parah, tapi akhirnya ga jadi karena Hyeri hamil anaknya, misalnya. itu sih, pendapat aku hihi .. maaf ya terlalu klise pendapatnya ..

  4. haduhhhh,LiLa,,kenapa kau bikin hidup Kyung serumit ini,,Kyung kadang terlalu naif,,terlalu bnyak pertimbangan hanya tuk menjaga perasaan org lain,,tp kita kan ga d haruskan membuat org lain bahagia jika ada hati yg lain tersakiti,,bagaimanapun selalu ada pengorbanan untuk mendapatkn bahagia,, meskipun alangkah lbh baik jika kebahagian kita tak diatas penderitaan org lain,,tp berfikir secara bijak,, hati siapa yg sudah terlalu sering Kyung sakiti,,dan pengorbanannya,,itukan harus jd prioritas Kyung sebagai Lelaki dewasa,,kukira hyeri sangat pantas mendapatkan kyungsoo,,,jadi mw tunggu apalagi!
    mungkin youjung akan menangis,,tp tangisanya akan mengajarkan kedewasaan untuknya yg masi muda,,jika cinta tak selalu harus memiliki,,pasti ada hati jg kebahagian yg lain untuk youjung,seprti lee ra dng cinta tulus baekhyun,,meski masi ada luka pasti akan tertutup oleh bahagia!
    hehee kepanjangan ya,,, aku kyung-hyeri shipper,, bisnya ngenes lihat hyeri!wkwkwkw,,
    keren,,moga endingnya jg keren!!

    1. duh.. kmu komen panjang lebar dan bkin aku seneng banget .. makasih bnyaak yaa 🙂
      hyeri ama kyungsoo ?? apa ama yoojung ya .. hehe
      makasih bnyak banget buat uneg” kmu yg panjang lebaar dan revienyaa .. 🙂

  5. rumit bgt yaampun 😦 kyung nya labil juga sih ya :/ aku ngeship kyungsoo sm leera bgt! huhuㅠㅠ yaudah deh semangat ya thor!!

  6. Jangan jangan jongin sebenernya suka ama hyeri n uda lama ngincer hyeri tp keburu kyungsoo yg menangin hati hyeri….duh ini rumit bgt..hahahah
    Ini yg suka ama kyungsoo banyak bgt, segitu nya kah kyungsoo TePe TePe?? Hihihi ish aku karungin juga nih 😆😆
    Koq aku ngerasa kasian ama hyeri yah…serasa dipermaenin ama kyungsoo
    Hmm mending hyeri ama jongin deh…aku mau koq ama kyungsoo 😈😈

    1. iya bner jngan jngan jongin mau rebut hyeri dr kyungsoo ..
      salahin kyungsoo yg ganteng dan cwek yang gak bsa nolak senyuman kyungsoo .. termasuk saya 😀
      kyungsoo ama aku ajaa yaa 😀
      makasih udah bacaa dan komeen ^_-

  7. Jongin bicaranya pedes amat udah kaya sambel. Sebenernya ada apa dibalik cerita ini? masih g
    bingung dan gak tau. hehehehehehehe 😀
    Tapi keren koq.
    Ditunggu kelanjutannya.
    Fighting !!! 🙂

Your Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s