Posted in Author Tetap, ChalilaCha, D.O FF Indonesia, PG-17, Series

[ Series ] Life Story – Ego

ChalilaCha || Do Kyungsoo , Shin Hyeri , Byun Baekhyun || Romance , Hurt , Frienship , Sad || Series

Pg – 16

TYPO BERTEBARAN ..:D

EYD PERLU PERBAIKAN 😀

Happy Reading

🙂

PREV : CHUSEOK || WAIVE || BYE || DON’T LEAVE ME  || PAST || BREAK || AGAIN || UNEXPECTED I || UNEXPECTED II || FINALLY || EGO [ NOW ]

-Kyungsoo-do-kyungsoo-do-36037605-1680-1050

.

.

“jika aku bertanya hal yang paling tak mungkin terjadi, apa kau mau menjawabnya??”

.

.

“apa kau sudah siap??”

Seketika itu suara kyungsoo membuyarkan lamunan hyeri di depan cermin yang memantulkan refleksi dirinya. Sedetik kemudian hyeri turut tersenyum melihat pantulan kyungsoo dengan setelan jas berwarna abu dan rambut yang tertata rapi tersenyum kepadanya. Kyungsoo semakin melebarkan senyuman ketika melihat hyeri dengan gaun yang begitu pas di tubuhnya. Di letakkan kedua tangannya di pundak hyeri, senyumnya bahkan tak berkurang sedikitpun.

“aku tak bisa membayangkan jika kau mengenakan gaun pengantin, aku yakin kau akan jauh lebih baik dari pada sekarang..” bisik kyungsoo ketika dia menyejajarkan letak bibirnya dengan telinga hyeri. Tak terhindarkan wajah hyeri bersemu merah, dia tersipu.

“bukankah kau sudah melihat ku mengenakannya..” jawab hyeri santai, walau jantungnya kini berpacu tiga kali lebih keras dari biasa. “belum, ketika kau menjadi mempelai ku hye..” jawab kyungsoo masih dalam senyuman dan hyeri pun kembali tersenyum. Dia mengalihkan tangannya menyentuh tangan kyungsoo yang berada di pundaknya, mengusap lembut lalu beralih pada wajah kyungsoo yang masih berada di pundaknya. “apa kau yakin??” tanya hyeri singkat namun malah di jawab dengan kerutan kebingungan di dahi kyungsoo.

“kau yakin baik – baik saja untuk kedua kalinya melihat seseorang yang kau cintai mengungkap janji bersama orang lain??” lanjut hyeri tanpa keraguan. Saat itu pula kyungsoo malah mengecup pundak hyeri yang tak terhalang kain cukup lama, lalu menatap pantulan dirinya dan hyeri di depan kaca yang juga memantulkan beberapa make up yang hyeri kenakan. “aku tidak tahu kenapa hal menyedihkan itu terjadi padaku dua kali, mungkin aku adalah orang pilihan..” kekeh kyungsoo di kalimat akhir yang dia gantung. “aku akan tak yakin ketika kau tak berada di sampingku saat ini.”

Hyeri kembali memperlebar senyuman yang sudah tersemat di bibirnya. Tak hal nya yang kyungsoo lakukan, dia kembali mendaratkan hidungnya kepundak hyeri menghirup aroma dari tubuh hyeri sedalam – dalamnya dia mengambil nafas. “kau tahu, malam itu adalah malam yang paling indah hye..” ucap kyngsoo rendah. Dia menegakkan punggungnya dan menuntun hyeri untuk berdiri menghadapnya. Di rungkuhnya pinggang hyeri menggunakan tangan kirinya. “harusnya dari dulu aku bisa melihatmu memerah tak tahan karena aku menggodamu seperti ini ..” gurau kyungsoo dengan belaian tangan di pipi hyeri.

“ketika hari ini berakhir, yakinlah..aku ini milikmu dan kau milikku. Sejak malam itu harusnya kau sudah meyakininya..” gantung kyungsoo di akhir kalimat. “jika ketika acara itu aku menghilang, tak perlu kau mencariku karena merpati ini tahu dimana tempat harus pulang..” kalimat itu di akhiri kyungsoo dengan sebuah kecupan singkat di bibir chery hyeri.

“kau berubah kyung..” hyeri tersenyum. “andai kau seperti ini ketika kita bersama semenjak dulu..” gurau hyeri. Jujur saja hyeri sangat bahagia dengan adanya kyungsoo yang sekarang. Kyungsoo yang menyayanginya dan kyungsoo yang selalu ada untuknya. Tanpa adanya penghalang lagi mereka akan bersama, hyeri sudah mendamba dimana itu akan terjadi. Namun sebenarnya jauh dalam lubuk hati hyeri ada perasaan yang mengatakan jika ini tidak akan berhasil, satu perasaan yang dapat merubah semuanya.

Namun di sisi lain keegoisannya hyeri merasakan kesempurnaan ketika malam itu kyungsoo ada pada dirinya. Memenuhi dirinya dan kyungsoo mengisi tubuhnya dengan seruan – seruan nama yang mereka lantunkan bak music klasik dari piringan hitam. Hyeri sangat mengingat malam itu, malam yang belum pernah terbayang akan terjadi sebelumnya. Tidak ada penyesalan ketika itu terjadi, walau pada akhirnya hampir setiap saat kini kyungsoo mengambil sebuah kesempatan dalam kesempitan.

Bahkan hyeri tak sampai berfikir kyungsoo yang polos dan tidak pernah berani mengambil keputusan dengan cepat itu bisa melakukan itu padanya. Pada kenyataannya kyungsoo adalah lelaki dewasa yang perlu di penuhi akan kebutuhan biologisnya.

Terkadang pula hyeri berpikir, apa dia layaknya jalang ?? jalang yang menggelayut manja pada seorang direktur perusahaan yang kaya hingga tujuh turunan, jalang yang sudah memiliki anak dan hanya bertugas sebagai pemuas semata dan ada pula rasa ragu akan kyungsoo.

Kyungsoo yang memilih merelakan lee ra untuk dirinya yang sudah memiliki seorang anak ?? disisi lain, apa kyungsoo bisa mencintainya seperti dulu ?? mencintainya tanpa menuntut apapun yang ada pada dirinya. Rasa tak pantas begitu tercetak jelas ketimbang rasa egois akan kenikmatannya bersama kyungsoo.

“haruskan aku terus menciummu agar kau tidak melamun seperti tadi..” ucap kyungsoo setelah hyeri tersadar akan lumatan yang di berikan kyungsoo di bibirnya. Hyeri menatap kyungsoo tepat pada matanya, “kyungsoo-ya..” panggil hyeri lembut.

“hmm ..”

“apakah ini semua benar??” melihat perubahan wajah kyungsoo hyeri langsung ngatupkan bibirnya rapat. Tersirat wajah tak terima di airmuka kyungsoo ketika pertanyaan itu dengan ringan keluar dari bibir manis hyeri. “maksudku-“

“bisakah kau hidup tanpaku?? “ Tanya kyungsoo dengan nafas sedikit tertahan. “jika kau jawab bisa, maka aku akan melepaskanmu sekarang..” ucap kyungsoo mencoba tenang dalam setiap kata yang keluar dari dirinya. “ ayo berangkat kita ter-“ hyeri menjawab kalimat kyungsoo dengan bahasan lain namun tangan kyungsoo dengan cepat meraih lengan hyeri dan menariknya hingga tubuh hyeri terbentur oleh dada bidang kyungsoo. Setelahnya kyungsoo mengunci hyeri dalam kungkungannya dengan lingkaran tangan di pinggang ramping hyeri.

“kau meragukanku hye..” entah itu dalam nada pertanyaan atau pernytaan yang kyungsoo katakan , namun yang pasti hyeri takut melihat tatapan tajam yang kyungsoo berikan padanya. Tak sampai suara terdengar dari mulut hyeri yang akan melaayngkan kembali sangakalan, kyungsoo memutar badan berjalan menuju pintu.

“aku tunggu kau di bawah..” ucap kyungsoo tanpa membalikkan badan sebelum dia menghilang di balik pintu yang sengaja dia tutup sedikit lebih keras.

‘haruskah aku tidak meragukanmu lagi..’

OOO

Pernikahan sederhana berlangsung di sebuah gereja sederhana. Tidak banyak orang yang datang, hanya beberapa kerabat penting dan teman – teman dekat. Tidak terkecuali atasan baekhyun. Lee ra benar – benar hampir tersedak ludahnya sendiri ketika melihat seorang pria yang lama mengisi hatinya, seorang pria yang berkata akan berusaha untuk mencintainya, dan seorang pria yang hanya membuatnya menanti hinga saat dia bertemu dengan pria lain.

Lengkaplah semua dengan kehadiran seorang wanita anggun yang selalu mengekor pria itu kemana – mana. Kyungsoo dan hyeri, dua sejoli yang tidak pernah terpisahkan. Walau seingat lee ra hyeri telah pergi meninggalkan kyungsoo dengan menikah bersama seorang pegawai sipil dan di pindah kerjakan keluar pulau. Batin lee ra tertawa mengejek, ada perasaan di bohongi selama ini. Perasaan sia – sia dimana dia harus menghabiskan waktu untuk berfikir tentang bagaimana usaha kyungsoo untuk mencintainya dan pada kenyataan hasilnya tetap saja sama, kyungsoo masih mencintai hyeri. Bahkan mereka kembali bersama dalam keadaan seperti ini.

‘harusnya aku sudah tahu jika semua akan seperti ini..’

Baekhyun sempat melayangkan tatapan heran kepadanya tatkala matanya membulat melihat kyungsoo datang di ambang pintu gereja bersama hyeri dengan tangan hyeri yang bertautkan dengan tangan kyungsoo. Lee ra sungguh tidak akan mengerti kenapa hal ini bisa terjadi. Bahkan ketika mereka berdua mengucapkan selamat, semua layaknya ejekan di mata lee ra.

“selamat atas pernikahanmu baek..” ucap kyungsoo di barengi senyuman yang selama ini lee ra dambakan ketika dia menjelang tidur. “terimakasih sajangnim..” jawab baekhyun sedikit membungkukkan badan. “selamat atas pernikahanmu, semoga kau bahagia..” lee ra menatap ragu uluran tangan kyungsoo yang menggantung di depan tubuhnya. Sekilas dia melirik baekhyun yang tengah sibuk dengan undangan yang lain.

“te..terimakasih..” jawab lee ra sedikit terbata. Tangan lee ra merasakan dingin pada telapak tangan kyungsoo dan sedikit rasa sedih dalam sorot mata kyungsoo.

Jika saja sekarang dalam permainan truth or dare, lee ra akan memilih dare dan meminta orang tersebut untuk memberinya tantangan memeluk kyungsoo, maka saat itu juga lee ra akan melakukannya. Rasa rindu pada kyungsoo sangatlah besar, walau kini dia telah menyandang status istri.

Perasaan tidak memandang status dan tidak terbatas oleh status.

Bukankah hal yang wajar ketika lee ra merindukan kyungsoo ?? yang pada dasarnya mereka masih memiliki hubungan special karena tak pernah ada kata ‘putus’ diantara mereka. Perasaan rindu itu bercampur dengan rasa tidak terima yang bercampur bak adonan semen bangunan dengan pasir dan air. Dan kembali lee ra merasa di tampar untuk kembali sadar ketika matanya bertemu dengan hyeri yang juga akan mengucapkan selamat padanya. “selamat akan pernikahanmu..” ucap hyeri di barengi sebuah senyuman yang tulus.

Mau tak mau lee ra membalasnya dengan senyuman dan wajah yang manis pula. Tidak tahukah saat ini batin lee ra benar – benar kalut. Bahkan sempat juga dia melihat pamannya yang hanya melihatnya miris di ujung ruangan resepsi ini. Lee ra ingin sekali menangis di hari bahagianya.

Bukan karena dia tidak memiliki perasaan pada baekhyun, bukan dia bermaksud menjadikan baekhyun sebagai pelampiasan cintanya karena kyungsoo yang tak kunjung memberi kabar, semua bukan karena itu. Semua hanya karena waktu. Waktu yang membuatnya berada dalam keadaan sulit.

Tidak memungkiri perasaannya pada kyungsoo masih dan bukan berarti dia tidak mencintai baekhyun.

Namun bukankah wajar ketika perasaan kalut ini datang ketika masa lalu mu kembali muncul ??

Masa lalu yang hingga detik dimana ada seseorang yang menutupnya masih teringat dan masa lalu yang sangat berharga, menguar dalam hari yang harusnya menjadi hari bahagia. Di tambah kehadiran seseorang yang selama ini menjadi rintangan terbesar yang pada akhirnya harus kalah. Lee ra kalah dengan hyeri.

Itu kenyataannya.

“bisakah kita berbicara sebentar..” lamunan lee ra terbuyarkan oleh suara lembut hyeri yang masih berada di hadapannya. Lee ra sedikit mengerutkan dahinya tak mengerti akan perakataan hyeri barusan. “selesaikan masalahmu dengan kyungsoo, aku tahu kalian butuh waktu untuk itu..” lanjut hyeri yang sedikit berbisik pada lee ra, sebagai antisipasi akan keberadaan baekhyun yang berdiri beberapa langkah dari lee ra.

“aku hanya ingin yang terbaik untuk kalian..” ucap hyeri lembut sebelum dia meninggalkan lee ra dengan perasaan yang bertambah kalut.

OOO

“hai..” itu suara kyungsoo, lee ra hafal dan masih sangat ingat. Bahkan dimana suara itu tersendat – sendat akibat sedikit menangis dan suara itu memohon padanya untuk tetap tinggal di dampingnya. Dimana malah berakhir dengan permintaan bodohnya untuk sekedar mengistirahatkan hubungan mereka sejanak dan lee ra tak pernah berfikir akan sejauh ini dan berakhir seperti ini, sungguh menyakitkan.

“hai..” terdengar suara lee ra mencoba tak gugup.

‘sudah berlalu selama ini, aku masih gugup denganmu soo’

“bolehkah aku duduk disini ??” tanya kyungsoo sopan dengan sedikit menundukkan badannya meminta izin. Lee ra tersenyum dan hanya mengangguk. Katakan lee ra sedikit kurang ajar ketika saat ini tengah mengagumi ketampanan kyungsoo dengan jas abu tua yang membalut tubuhnya. Dulu hanya ada jaket tebal atau kemeja seadanya dengan sneaker usang ketika mereka keluar atau berjumpa. Tetapi kini kyungsoo benar – benar berubah dari ujung kaki hingga ujung kuku jarinya ketika lee ra sedikit melirik kearah tangan kyungsoo yang berada di atas meja.

‘dulu tangan usang itu yang menggenggam, kini sudah berubah..’

“apa kau baik – baik saja..” kembali suara kyungsoo mengembalikannya dalam dunia masalalu yang sedang mengendalikan kekosongan pandangannya sekarang. “eoh..” dan hanya jawaban spontan itu yang keluar dari mulut lee ra, membuat kyungsoo tersenyum lembut.

“aku tahu banyak yang berubah dariku ra-ya, matamu tak bisa berbohong ketika kau melihat jariku..” ucap kyungsoo sambil mengangkat punggung tangannya pada lee ra, itu membuat lee ra tersenyum lebih lues ketimbang sebelumnya. “seminggu setelah hari itu aku pindah ke apartemen orang tuaku, maafkan ak-“

“apa keadaan ibumu sudah membaik,” potong lee ra sebelum kalimat yang sangat tidak dia ingin dengar terucap oleh kyungsoo. Demi jong hyun putra tirinya, lee ra sungguh amat sangat tidak ingin mendengar kata maaf dari kyungsoo dan dengan lee ra memotong kalimat kyungsoo dia berharap kyungsoo mengerti dan tidak mengatakan hal yang sama lagi.

“eoh, te..tentu saja..” jawab kyungsoo sedikit kaku, bahkan lee ra sudah menunjukkan wajah tak nyamannya. Itu merupkan lampu kuning untuk kyungsoo.

“aku juga baik – baik saja, kau tak perlu khawatir..”lanjut kyungsoo berganti mimik wajah serius menjadi bercanda dan lee ra menangkap itu hingga mereka terkekeh bersama. “aku bahkan tak menanyakan itu soo..”

‘tetapi matamu tak bisa berbohong raa..’

“aku serasa ada yang menanyakan itu..” jawab kyungsoo sedikit tersenyum dan menengok ke kanan kekiri sampai penglihatannya menangkap anak berumur 6 tahun yang berdiri di damping baekhyun. “anak yang manis..” kata kyungsoo lirih.

Ketika itu juga lee ra mengikut arah pandang kyungsoo yang menatap anak tirinya yang sudah berada di gendongan baekhyun. Tanpa sadar dia juga tersenyum, “iya, dia memang anak yang manis..” jawab lee ra cukup lirih.

Kyungsoo beralih menatap siluet lee ra dari tampat di mana dia duduk di depannya. Hidung yang mancung, senyuman yang manis, keibuan , serta sabar. Wanita inilah yang sempat membuatnya ingin mengakhiri hidupnya dan terombang – ambing dalam keputusan yang akan dia ambil. Memikirkan segala kemungkinan yang akan terjadi antar mempertahankan atau melepaskan, namun pada akhirnya dia harus melepas lee ra dan itu harus dia terima.

“ra..” panggil kyungsoo lirih yang hanya di balas guaman oleh lee ra.

Sepersekian detik mata mereka bertemu lee ra menangkap sorot kesedihan di mata kyungsoo namun juga ada sebuah kelegaan di mata coklat gelap itu. Kelegaan yang lebih mendominasi membuat hati lee ra benar – benar kecil, sekecil – kecilnya harapan karena kyungsoo lega melihat lee ra bersama baekhyun. Seperti itukah ??

“aku harap kau bahagia bersama baekhyun dan kau tidak lagi menyesali keputusan yang kau ambil..” setelahnya kungsoo tersenyum.

“aku juga berharap kau bahagia bersama hyeri, cinta pertama dan terakhirmu. Selamat..” bahkan lee ra mengulurkan tangannya untuk meminta jabatan tangan balasan dari kyungsoo.

“dia memang yang pertama, tetapi aku tidak yakin untuk yang terakhir..” aku kyungsoo setelah tangannya masih terpaut oleh tangan lee ra. Detik itu juga mata lee ra membulat tak percaya dengan kalimat yang baru saja kyungsoo katakan.

“ap..apa maksudmu soo, bukankah kalian sudah men-“

Kyungsoo hanya menggeleng dengan senyum simpul di wajahnya. Entah reflek atau memang sengaja, lee ra langsung menarik tangannya yang masih di genggam oleh kyungsoo. Mendadak jantungnya berdegup keras, tubuhnya juga merasa panas. Ada sepercik kesenangan ketika kyungsoo menggelengkan kepalanya. Karena itu membuktikan jika dia belum kalah dari hyeri, bahkan kyungsoo juga tak meyakini akan perasaannya pada hyeri.

Dan sekarang lee ra berpikir kurang ajar, katakan seperti itu.

“jika aku bertanya hal yang paling tak mungkin terjadi, apa kau mau menjawabnya??” lee ra langsung mendongakkan kepalanya yang tanpa sadar tertunduk menyembunyikan ekspresi, ketika dia mendengar kalimat kyungsoo yang begitu lirih dan lembut.

“aku tidak yakin akan hal ini, bahkan ketika aku memulai pembicaraan ini denganmu. Semua terasa seperti suatu hal yang benar – benar harus aku keluarkan dari diriku ..” setelah itu lee ra kembali menunduk tak sanggup mendengar apa lagi yang akan di kaktakan oleh kyungsoo.

“aku mencintaimu.. “ ucap kyungsoo tanpa tersendat. Sedang lee ra benar – benar meremas gaunnya dan memejamkan matanya erat, ini sungguh sangat tidak benar.

“biarkan kita egois, lupakan mereka yang ada, dan kita pergi bersama kemanapun kau mau .. apa kau bisa menjawabnya..”

“kyungsoo.. ak..aku.”

OOO

haiiiii…

aku kembali membawa cerita drama ala – ala drama korea 😀

kl ada yang tanya gimana akhirnya, aku cuman menyarankan ikutin trus aja. soalnya ide itu sewaktu – waktu berubah dan gak tau akan berakhir gimana 🙂

untuk masalah PW, jika sewaktu – waktu di PW kalian bisa menguhubungi email ini

febylestari51@gmail.com

semua akan ku bagi, aku cuman pengen tahu siapa yang benar – benar kepo ama lanjutannya 😀

jgan takut nggak kebagian okee ^_-

satu lagi, makasih yang udaah setia ngikutiin 🙂

pay pay ..

Regards

ChalilaCha

Advertisements

Author:

just for fun

38 thoughts on “[ Series ] Life Story – Ego

  1. Parah prahh!! Please banget kyungsoo bawa kabur leera aku beneran deh setujunya mereka berdua. Aku kontra sama baekhyunsama hyeri please bangeett. Aku uda kepo banget sama ujung cerita ini parah parah. Ditunggu ya thoorrr

  2. Kyungsoo!!! Astaga dia labil sekalihhh… hyeri? Lee ra? Siapa ? Siapa yg bener?
    hffft….. konflik sebanyak ini masih belum klimaks kah? … tp daebak kak!!!
    ah sudahlah yg penting kutunggu lanjutannya kak^^

  3. Aduh kak…jdi si Kyungsoo itu belum nikah yh???
    Terus acara tdi itu untuk pernikahan leera×baekhyun or Hyeri × kyungsoo?
    aku sedikit gk ngerti sih kak…karna aku dah lupa jalan cerita chap sebelumnya 😦

  4. iya bner perasaan emg ga mandang status. tpi, adanya status mengharuskan kita tau diri/mengkontrol perasaan. kalau ga semua jadi kacau. sama si Kyungs ini, knapa dia ga cinta aja sma yg ada ?. perasaan dari dulu ini laki atu suka sama istri orang mulu :D. giliran leera di sampingnya di cinta sma hyeri yang udh nikah ama junmen. sekarang hyeri udh kembali di sampingnya cintanya sma leera yg skarang jdi istri baek.
    aduh, labil bgt dia … -_-

    Klo di bilang penasaran, penasaran bgt lah ka .. ceritanya muter-muter bikin greget gini :D. Oh iya, ka klo minta pw dari twitter bisa ga ? soal.a klo e-mail suka lemot ..

  5. Beuuuuuuhhh beneran deh, uda kaga kasiam lagi aku sama kyungsoo…uda ngajakin n yakinin hyeri buat tinggal bersama skg malah mau ninggalin gtu aja, n ngajak leera kaburr??? Bener deh si kyung” uda berubah jd bad boy ckckc
    Aaaaa, ka kenpa musti tbc di saat” mau klimaks huhuhu
    Good job kaa 😀

  6. Aiiiisshhh… makin complicated banget siiihh hubungan mereka 😌
    Bener bener bawa hati banget aku bacanya, ampe jingkrak jingkrak greget sama kata “aku mencintaimu.. ” sumpah kesel aku sama kyungsoonya, udh padahal ga usah ngasih harapan lagi ke lee ra,
    Bener bener tarik ulur perasaan dasar 😣
    Kebawa emosi kan aku :v
    Udh lah kyungsoonya ga usah ke siapa siapa aja mending single ajalah :v

  7. oalaaaah aku kira kmrn bener2 udah final dan happy ending kyungsoo bareng hyeri ternyata…

    ini mah ada bau2 perselingkuhan, ckckck

    next chapternya ditungguuu

  8. sebenernya sih aku suka kyungsoo sama lee ra, tapi kasian baekhyunnya…
    Btw, aku reader baru eon, salam kenal 🙂

  9. Readrs baru.
    Satu kata “Haduh”
    Gengsian nih kyungsoo ga tau apa aku geregetannnnnn >.<
    Lee ra ma dia jdnya dpt buy one get one free 😁😁

    Lagian knp digantung haduh..
    Lanjutkan feby . aku sungguh penasaran.
    Fighting!!

  10. astaga bnar2 greget thor sma critanya.
    smpah aku dkung kyungsoo sma lee ra!!! dri awal aku bca ff ini smpe skrang aku dkungnya kyungsoo sma lee ra, soalnya pengorbanan lee ra yg slama ini slalu sbar nunggu kyungsoo yg move on itu loh yg bkin aku ska sma dia, aku mcewa bnget pas kyungsoo bkalan sma hyeri, tpi pas bca ff yg ini, dimna lee ra msih ada ksmptan, uwaaahhh aku dkung bnget….. smga aja lee ra mau sma ajakan nya kyungsoo
    next chapternya di tnggu thor 🙂

  11. Oalaah Kyungsoo~ minta Hyeri buat ga ragu, tapi sendirinya? Sebel deh haha.
    Next! next! Greget deh 😀
    Btw, ganahan liat posternya aaakk x)

  12. makin rumit, drama banget eon:( dan makin bikin hati naik turun
    typos dan eyd yaaa kkk~
    fighting for your next chapter
    aku tetep suka banget sama ff ini kok^^

  13. Waduh author ini seneng bgt bikin ceritanya bolak balik gini. Padahal di chapter sebelumnya kyung sama hyeri udah mesra2nya skrg knp harus si kyung mau masuk lgi ke hidup lee ra. Bener2 twist plot ini ceritanya

  14. wah, kyungsoo bener2 berubah sekarang, dia jadi berani. kakak tau? hatiku dag dig dug terus baca setiap chapternya. serasa ada yg menghujam juga. terhanyut sama perasaan kalut kyungsoo

Your Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s