Posted in Author Tetap, Romance, Sad, Series

[ Series ] Life Story – UNEXPETED 2

ChalilaCha || Do Kyungsoo , Byun Baekhyun , Shin Hyeri , Hwang Lee Ra || Romance , Sad || Series ||

PG – 16+

WARNING !!

TYPO BERTEBARAN πŸ™‚

FEELING JUGA BERTEBARAN πŸ˜€

PREV : UNEXPECTED

d2b0bd72e9b3c943d46b145b5d23a648

.

.

.

β€œ aku menyukaimu jauh sebelum kau menyukaiku , sangat jauh….”

.

.

Suara – suara aneh keluar dari bawah sofa ruang tengah apartemen kyungsoo. Bukan hantu , bukan mahluk halus. Hanyalah suara kyungsoo yang setengah mendengkur dan merancau tak jelas. Aroma alkohol terkuar di mana – mana , kyungsoo mabuk. Ada jejeran botol soju di meja ruang tengah di depan sofa. Kira – kira 7 botol telah kyungsoo masukkan kedalam tenggorokannya , menyisakan 3 botol lagi di kantung plastik yang teronggok di sisi kanan tubuhnya.

Raut wajah kyungsoo kusut , tak pula dengan pakaian kerjanya yang telah terbuka 2 kancing teratasnya. Sengaja kyungsoo pulang larut dan menunggu hyeri tertidur. Sengaja mabuk di apartemennya sendiri karena dia tahu tidak mungkin ada orang yang membawanya pulang ketika dia memilih minum di kedai tepi jalan. Tidak ada satupun orang yang kyungsoo pikirkan bisa menyelamatkannya dari pikiran kalutnya saat ini.

Tidak , hyeri tidak akan membaikkan keadaannya. Malah membuat pikirannya semakin bercampur dan saling berargumentasi di dalam otaknya. Meminta untuk menang , namun kyungsoo tak bisa mengutamakan semuanya. Semuanya terasa dia butuhkan bahkan kini semuanya terasa menjauh secara perlahan.

Lee ra memiliki kekasih lagi .

Kenyataan yang menamparnya kuat hingga dia memutuskan menegak minuman alkohol di botol hijau yang telah lama tak dia cium walau sebatas aromanya saja. Tetapi toleran alkohol tubuh kyungsoo cukup bisa di katakan melebihi kapasitas orang normal. 7 botol bukanlah hal main – main tentunya. Entah kenapa hanya meminum cairan ini yang kyungsoo fikirkan ketika satu lagi kejadian yang di tangkap oleh mata telanjangnya. Tidak terbingkai oleh frame kaca mata dan lensa hitam seperti biasa dia mengamati lee ra dari seberang jalan tempat penitipan anak , melihat sosok yang di rindukannya. Seorang wanita dengan pakaian yang sederhana namun dengan senyuman yang lembut. Tersenyum tulus kepada setiap orang tua yang mengakhiri sesi bermainnya dengan anak – anak mereka. Wanita yang ternyata telah menjalain hubungan lebih dengan sekretarisnya sendiri , Byun Baekhyun.

Ingin sekali kyungsoo berteriak saat itu juga , berlari menghampiri baekhyun yang tengah mencium kening lee ra dan tersenyum bersama di antara seorang anak berumur 4 tahun , anak baekhyun. Baekhyun adalah sorang single parent , itu yang kyungsoo tahu. Istrinya meninggal ketika melahirkan anaknya dan hampir saja baekhyun memutuskan untuk membunuh anaknya. Sugesti pada dirinya jika anaknya adalah penyebab matinya orang yang dia sayangi sangat besar. Namun yang kyungsoo lihat tadi sore adalah dimana baekhyun tersenyum hangat kepada lee ra dan juga kepada anaknya yang sibuk memakan coklat. Tidak tampak sama sekali kedendamannya kepada anaknya , ketidak sukaannya kepada anaknya yang polos dan juga manis.

β€˜ bahkan senyumannya bisa meluluhkan duda yang telah sendiri selama beberapa tahun ..’

Kyungsoo mendecih keras , dia benar – benar tak tahu harus mengambil keputusan apa. Keputusan yang ingin sekali dia ambil adalah berbicara kepada lee ra dan memintanya untuk kembali kesamping kyungsoo. Bersama , menghabiskan waktu bersama dengan anak – anak mereka kelak , Membukakan pintu ketika kyungsoo sepulang bekerja , dan mengeluarkan segala yang ada di pikiran mereka menjelang terlelap. Hanya membayangkannya saja membuat kyungsoo tersenyum remeh walau kini kesadarannya tidak sepenuhnya ada di dalam pikirannya. Namun dengan keputusan itu kyungsoo berarti harus merelakan senyuman seorang single parent yang baru saja membuka hatinya bersama orang lain. Sama saja kyungsoo mematahkan perasaan seorang yang baru saja akan memulai kehidupannya bersama orang lain. Itu juga bukanlah hal yang kyungsoo inginkan , kyungsoo tidak se egois itu.

β€œ aku harus bagaimana lee ra-ya .. β€œ rancau kyungsoo. β€œ apa aku harus membunuh baekhyun , agar dia tidak mendekatimu lagi. Agar dia tidak usah menderita karena kau harus hidup bersamaku. Kau akan hidup bersamaku kan ?? iya kan lee ra ?? kau tidak akan memilihnya kan ..” kyungsoo bahkan merancau dengan tangannya yang mengacung – acungkan botol kosong soju di hadapannya. Bahkan kini frekuensi nya cukup besar , atau bisa di katakan kyungsoo telah mabuk berat. β€œ kau .. tidak akan memilih duda dengan satu anak. Kau pasti memilih ku. Kau lebih mencintaiku , aku lebih kaya darinya. Bahkan aku juga lebih tampan darinya. iya kan hwang lee ra .. hehe , kau pasti lebih memilihku. Itu pasti. ” kyungsoo tertawa hambar setelahnya.

Bruk ..

Badan kyungsoo limbung , tersungkur di bawah meja namun dia masih tersenyum. Masih merancaukan hal – hal yang ada di dalam fikirannya, hingga dia tertidur sambil terus menggumamkan nama lee ra dalam setiap gerakan bibirnya.

β€œ do kyungsoo , kau telah banyak berubah .. β€œ ucap sebuah suara dari balik tembok dan pemilik suara tersebut meninggalkan kyungsoo setelah memberikan selimut , dia hyeri.

OO

β€œ apa perutmu masih terasa mual .. aku sudah menyiapkan teh tawar panas di atas meja , minumlah..” hyeri tidak membalikkan badannya dari arah penggorengan kearah kyungsoo yang tengah berjalan terseok – seok bangun dari sofa ruang tengah. β€œ aku tidak tahu jika perutmu bisa sekuat itu menghabiskan 8 botol soju sendirian .. β€œ hyeri terkekeh , dia meletakkan dua piring roti panggang dengan telur mata sapi di atasnya. Tersenyum sekilas melihat keadaan kyungsoo yang benar – benar kacau dengan pakaian yang sama dengan semalam , 2 kancing terbuka , serta tatanan rambut yang berantakan ditambah kyungsoo yang menggaruknya secara acak , sungguh kacau.

β€œ aku tahu , kau pasti akan merasa mual setelah ini .. aku hanya membuatkan roti agar mual mu tidak terlalu parah .. β€œ hyeri mengambil duduk yang sama seperti hari sebelumnya. Hyeri sama sekali tidak melepas tatapannya sama sekali dari kyungsoo yang belum sadar sepenuhnya , bahkan hyeri tak yakin jika kyungsoo mendengar apa yang dia katakan sebelumnya.

Pada akhirnya kyungsoo duduk di tempatnya , namun dia hanya meletakkan kepalanya di atas meja. β€œ aku masih pusing .. β€œ ucapnya lemah , hyeri tersenyum. β€œ hari ini aku akan memberi tahu kepada sekertarismu jika kau sedang tak enak badan , beristirahatlah .. β€œ ucap hyeri lembut. Hyeri mulai memasukkan makanan yang telah dia persiapkan kedalam mulutnya suap demi suap. Matanya tetap menatap iba kyungsoo yang sama sekali belum mengangkat kepalanya dari atas meja. β€œ kyungsoo .. β€œ

β€œ hmm .. β€œ gumam kyungsoo namun masih dengan posisi yang sama.

β€œ apa .. kau baik – baik saja ..” Tanya hyeri ragu. Kyungsoo hanya terdiam , tak kunjung memberikan jawaban hingga beberapa menit keheningan terasa di antara mereka. Dentingan garpu dan pisau yang hyeri ciptakan otomatis terhenti karena kecanggungan pertanyaan sederhana yang dia ajukan kepada kyungsoo. Sampai kyungsoo mengangkat kepalanya dari atas meja , namun dengan kepala yang masih menunduk.

β€˜ semua ini tidak baik aku yakin itu ..β€˜

β€œ kyung-β€œ

β€œ hyeri .. β€œ potong kyungsoo sebelum hyeri sempat menyelesaikan kalimatnya. β€œ apa aku harus menyerah ?? β€œ

β€œ maksudmu ?? β€œ

β€œ Lee ra telah memiliki kekasih lagi , dia sudah melupakan ku .. β€œ kyungsoo berucap lirih , samar , dan hampir tak terdengar. β€œ Dia sudah mencoba membuka hatinya untuk lelaki lain ketika aku membuka hatiku untuknya. Aku yakin dia sudah lelah menunggu lelaki sepertiku , harusnya aku mengakhirinya sejak dulu. β€œ lanjut kyungsoo dengan nada tak kalah penuh penyesalan.

β€œ kau mencintainya ?? β€œ Tanya hyeri lembut. Dengan ringan hyeri meletakkan tangannya di atas kepala kyungsoo yang tengah berada di atas meja makan. Mengelusnya lembut , penuh dengan kasih sayang. Membuat kyungsoo terkesiap sejenak akibat sentuhan itu , namun terkontrol kembali setelahnya.

β€œ kyungsoo , angkat kepalamu .. β€œ titah hyeri.

Secara perlaha kyungsoo mulai menampakkan wajahnya yang masih sedikit memerah akibat minum dan juga hyeri melihat mata kyungsoo yang mulai berair , hyeri hanya tersenyum. Mengarahkan ibu jarinya menyapu sudut mata kyungsoo yang siap menjatuhkan setetes air asin syarat akan kesedihan itu.

β€œ kau tahu kyung , bukan hanya dirimu yang tak bisa melihatku menangis namun aku juga .. β€œ aku hyeri sambil sedikit mengusap pipi kyungsoo. β€œ aku tidak pernah bisa melihatmu menangis. Ada banyak alasan kenapa aku meninggalkanmu , memilih hidup bersama joonmyeon , dan menyetujui untuk pindah ke pulau jeju .. β€œ

β€œ huh .. ??β€œ

β€œ aku yang langsung menyetujui ketika joonmyeon bertanya akan di pindah tugaskan , walau aku bisa menolaknya. Aku memang sengaja ingin meninggalkanmu kyungsoo-ya .. β€œ melihat ekspresi terkejut kyungsoo hyeri kembali tersenyum. Melepaskan tangannya dari tengkuk kyungsoo yang sudah terangkat sempurna dengan mata yang menatap heran. β€œ berbohong selama ini jika aku tidak mempunyai rasa apapun padamu. β€œ

β€œ jadi .. β€œ

β€œ aku juga menyukaimu kyungsoo-ya , namun setelah aku berpikir lagi kita memang hanyalah sebatas ini. Hubungan kita tidak bisa di bawa untuk kejenjang seperti yang kau inginkan. Kau bukan yang di tuliskan untukku. Aku percaya itu .. β€œ

β€œ atas dasar apa kau mempercayai itu .. β€œ ucap kyungsoo sarkastik. Tatapan kyungsoo berubah drastic , jauh dari kata kebingungan seperti sebelumnya. β€œ tidak taukah kau seberapa aku berusaha untuk merelakanmu ?? β€œ

β€œ tidak tahukah aku juga berusaha untuk merelakanmu ?? β€œ jawab hyeri tak kalah sarkastik. β€œ selama ini kau selalu mencoba terlihat yang paling tersakiti kyungsoo-ya. Kau selalu mencoba merelakan segala yang ingin kau miliki untuk membuat orang yang kau sayangi bahagia. Apa kau tahu ?? aku tidak sebahagia seperti yang kau bayangkan ketika aku bersama joonmyeon. Aku tidak selalu tersenyum ketika joonmyeon bersamaku , aku hanya selalu berusaha. Berusaha memperlihatkan padamu jika aku bahagia. β€œ

β€œ aku menyukaimu jauh sebelum kau menyukaiku , sangat jauh. Namun pada kenyataannya aku malah mengira jika kau membiarkan ku hidup bersama joonmyeon karena kau tidak memiliki perasaan apapun padaku. Aku takut bertepuk sebelah tangan , aku takut kau akan meninggalkan ku ketika kau mengetahui perasaanku padamu , dan aku takut kehilanganmu. Aku berfikir , ketika kau mengatakan kau mencintaiku , itu semua sudah terlambat. Itu tidak akan merubah apapun , karena sejak awal aku tidak pernah memikirkan kau akan membalas perasaanku kyung .. β€œ jelas hyeri mencoba tetap tenang. β€œ bahkan sekarang pun aku mengakui semua ini padamu , tidak akan berpengaruh apapun padamu , aku yakin itu. β€œ

β€œ bagaimana bisa kau dengan tenang mengatakan itu tid-β€œ

Kata – kata kyungsoo terputus ketika bibirnya terbungkam oleh sebuah benda yang tak asing baginya , bibir hyeri. Bibir hyeri membungkam bibir kyungsoo dengan lembut bergerak teratur. Kyungsoo bisa melihat mata hyeri yang terpejam tulus merasakan ini semua. Merasakan bagaiman kerinduan yang sangat bisa kyungsoo rasakan. Namun ada satu hal yang kyungsoo sadari , ini terasa hambar.

Jantungnya tak lagi berpacu keras , hormone adrenalinnya bekerja bukan karena sentuhan bibir ini namun karena keterkejutannya akan keberanian hyeri melakukan ini semua , dan yang dapat di pastikan tidak ada perasaan yang menggebu untuk sekedar membalas gerakan lembut yang kini berada di bibirnya. Jangankan untuk menggerakkan bibirnya , untuk menutup matanya , dan meresapi seperti apa rasa yang dulu sempat dia dambakan saja tidak terbesit dalam dirinya. Semua sudah selesai , perasaannya pada hyeri sudah selesai.

β€œ kau bisa lihat , pengakuan ku ini tidak akan merubah apapun kyung .. β€œ ucap hyeri dengan nafas yang sedikit terengah. Kyungsoo hanya diam. Melihat hyeri yang mengusap bibirnya kasa menggunakan punggung tangannya. Semua terasa melambat . kedipan mata hyeri , gerakan tangannya , dan gerakan bibir yang baru saja terasa hambar di bibirnya pun terasa lambat. Seolah memang terjadi perlambatan waktu di antara mereka.

β€œ bisakah kita mengulangnya lagi .. β€œ ucap kyungsoo cepat.

β€œ apa yang kau kat-β€œ

Ucapan hyeri terputus , ketika kyungsoo dengan cepat menarik hyeri mendekat dengannya hingga jatuh dalam pangkuannya. β€œ aku ingin kita mengulanginya lagi .. β€œ ucap kyungsoo dengan nada rendah penuh penekanan. Tanpa menunggu jawaban dari hyeri , kyungsoo langsung meraup bibir hyeri , memejamkan matanya merasakan apa yang kini sedang dia lakukan. Meresapi bagamana perasaan hyeri yang di berikan padanya dan mencoba membuka kenangan tentang perasaan ketika kejadian semacam ini berlangsung.

Namun gagal , semua sudah terasa tak sama. Tak ada getaran lagi , taka da denyutan hebat di dalam sana. Meskipun kyungsoo telah mencoba mengulanginya dan berharap ini akan berbeda dengan sebelumnya , namun dia salah. Ini tetap terasa sama , tak terasa walau dia sudah berusaha hingga hampir menyingkap pakaian yang hyeri kenakan. Ini bukan berdasarkan perasaan namun nafsu yang kini tengah mengendalikan semua yang kyungsoo lakukan.

β€œ hentikan kyung .. β€œ hyeri memaksakan diri , memberi jarak antara tubuhnya dengan tubuh kyungsoo yang sempat terhimpit satu sama lain. β€œ aku tidak ingin ini berakhir buruk , jangan coba untuk melakukan ini lagi. Semua tidak akan sama lagi , kau tidak akan menemukan apa yang kau cari. Karena aku sudah tidak memilikinya lagi .. β€œ ucap hyeri lemah.

Hyeri beranjak dari pangkuan kyungsoo, merapikan pakaiannya yang sempat lusuh , dan juga rambutnya. Meninggalkan kyungsoo yang masih terdiam dengan sejuta pikiran yang semakin memperumit kehidupannya.

TBC

.

.

saya balik lagi …. πŸ˜€

maafkan saya yang sangat amat lama tidak update series ini . selain keadaan yang tidak memungkinkan karena banyak tugas , saya juga menunggu pencerahan untuk ceria ini. dan aku nggak tahu ini kbar gembira atau bukan , aku ada ff baru yang sudah setengah jadi .

aku berharap semoga cepet selesai dan aku bisa membagi dengan kalian semuaa πŸ˜€

jika masih ada yang nunggu kejelasan hubungan kyungsoo ama hyeri , di mohon bersabar dengan sangat #hehe πŸ˜€

sampai jumpa di series mereka selanjutnyaaaaa πŸ™‚ πŸ˜€

satu lagi , ini end nya ternyta masih 2 hingga 3 series lagi hehe / maklum ABG labil / πŸ˜€

regards ChalilaCha πŸ™‚

Advertisements

Author:

just for fun

15 thoughts on “[ Series ] Life Story – UNEXPETED 2

  1. anyeong thor, aku reader baru nih. series ini genre sad ya? sad nya dapet banget lho.. oke, ditunggu kelanjutannya ya, menunggu kejelasan hubungan mereka nih. semoga happy ending

  2. kyungsoo emang udaah berubah dan hyeri kenapa dengan bodohnya ga bilang dari dulu. bikin greget reader tau gaa
    okay lanjut aja dehhhh
    postnya cepetan ya eon ga sabar soalnyaaa^^
    aku bakal setia nunggu^^

  3. aku serasa mau gila. Eh, kakak yg nulis kenapa aku yg gila ya, wkwkwk. Habisnya rumit banget ceritanya kak, tapi justru karna rumit itu jadi keren. Kakak keren, jjang (y)

Your Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s