Posted in Romance, Sad

[ Series ] Life Story – Break

Author : ChalilaCha || Do Kyungsoo , Hwang Lee Ra || Romance , Sad || PG || Series

cerita milik sendiri , ide milik sendiri , alur juga milik sendiri

harap masukannya guys πŸ™‚

PREV : CHUSEOK || WAIVE || BYE || DON’T LEAVE ME ||Β PAST || BREAK [ NOW ]

3649a2b1a8d2fc77882d9556590bf06c

.

.

” mari kita beristirahat sejenak , namun aku akan tetap berusaha . “

.

.

.

Apartemennya gelap , tak ada satupun penerangan menyala termasuk balkon ketika kyungsoo melihat nya dari bawah. Langkahnya tak bersemangat menaiki satu – persatu tangga menuju apartemen kecilnya yang berada di lantai 3. Matanya hanya menatap kosong tanpa arti tangga – tangga yang ada di depannya. Pikiran kyungsoo pun terasa kosong , seakan bingung untuk memikirkan apa yang harusnya menjadi prioritas dalam pikirannya. Ibunya ?? lee ra ?? atau bahkan hyeri ?? entah ketiga wanita tersebut kini menghantui pikirannya. Seperti hantu sadako yang tiba – tiba keluar dari layar televisi di jepang.

Kyungsoo merogoh sakunya , mencari kunci apartemennya. Memutar gagang pintu lemas dan melangkahkan kakinya masuk dengan langkah gontai. Tubuhnya langsung ambruk di depan televisi berwarna abu di depannya. Jaket , kaos kaki , sarung tangan , bahkan tas ranselnya pun masih melekat di tubuhnya. Musim dingin kali ini , benar – benar menjadi musim dingin terburuk sepanjang sejarah untuk kyungsoo. Kehilangan satu – persatu orang yang berada di sekitarnya, apa ada yang lebih buruk dari itu ??

Hyeri telah bahagia bersama kehidupan barunya , ibunya yang baru sekali dia temui harus menderita penyakit gila yang kapan saja bisa merebut nyawanya , lalu lee ra ?? mengingat lee ra membuat jantung kyungsoo berdenyut nyeri. Merasakan kesalahannya selama ini , kebutaan mata dan hatinya. Hanya melihat hyeri sebagai wanita yang berada dalam hati dan perasaannya dan hanya memberikan status namun tidak dengan perasaan untuk lee ra. Lee ra , hanya sebagai bayangan. Sudah sepatutnya kyungsoo menjadikan lee ra sebagi suatu yang nyata seperti dia melihat hyeri. Bukan tetap membiarkan hyeri menjadi sesosok yang nyata dan menjadikan lee ra sebagai bayangan yang ada jika hanya ada sesuatu yang nyata.

Kyungsoo membuang nafasnya kasar , menarik sarung tangan yang membalut tangannya pula dengan kasar. Punggungnya berasandar pada tembok , sedang kepalanya menengadah menatap plafon putih yang telah berubah warna.

Ingatannya kembali kepada masa saat hyeri ada di sini , selalu menghabiskan waktu bersama saat musim dengin dengan hyeri yang bergelayut manja di pundak dan salah satu tangannya. Senyuman remeh terukir di bibir kyungsoo. Lagi – lagi kenangannya bersama hyeri lah yang muncul kepermukaan. Bukan saat – saat dia bersama lee ra , saat mereka menghabiskan waktu untuk belajar merajut. Dan lee ra selalu mengolok – olok jika kyungsoo adalah lelaki yang tidak sepenuhnya karena kepandaiannya merajut dan menjahit yang melebihinya. Selalu berdebat ketika mempertanyakan alasan kenapa lee ra menyukai kyungsoo yang menurutnya bukan lelaki sebenarnya. Lee ra akan selalu membuang muka memasang wajah kesal yang membuat kungsoo tersenyum lebar.

Itu cukup indah , bahkan bisa di bilang sangat indah. Tetapi kenapa semua seakan tak berpihak kepada lee ra ??? dari takdir hingga perasaan kyungsoo. Bahkan kini keraguan akan janjinya jika dia akan berjuang mempertahankan lee ra mulai tumbuh.

Bukan kini , namun semenjak perjalanan dalam bus meninggalkan rumah kedua orang tuanya.

Mulut lelaki benar – benar busuk

Kyungsoo menyadari itu. Bahkan dia sekarang mulai merasa takut jika dia tiba – tiba meninggalkan lee ra. Haruskah dia mengaku kalah ?? mengaku jika dia tidak bisa memperjuangkan ini ?? mengaku jika perasaannya sudah mati , tak bisa lagi berpaling pada siapapun untuk saat ini. Memikirkan permintaan untuk lee ra menunggunya lagi serasa tak mungkin. Satu kata yang amat kyungsoo takutkan β€˜ lelah β€˜ , jika lee ra mengatakan itu. Bisa di jamin dia akan kehilangan lee ra.

Kyungsoo mengusap wajahnya kasar , di lihatnya jam meja yang terletak di sebeleh televisi , pukul 21.30 . dia bangkit dari duduknya , menyambar segala atribut musim dingin , keluar dari pintu kondominiumnya membanting keras.

β€˜ aku harus menjernihkan pikiranku .. β€˜

OO

” kyungsoo .. ”

suara lembut dan sedikit bergetar membuat kyungsoo tersenyum seraya mendongakkan kepalanya , melihat rupa lee ra yang sudah berdiri di sampingnya yang tengah duduk di sebuah ayunan di taman dekat rumah lee ra. kyungsoo menepuk salah satu ayunan yang lain , meminta lee ra untuk duduk di sana . lee ra hanya tersenyum di balik syal tebal yang membalut lehernya , dia mendudukan diri di ayunan sebelah kyungsoo.

” belum sampai 10 jam aku tidak melihatmu , ada apa ??” lee ra menggoyangkan kakinya yang menyentuh tanah sepenuhnya , karena ayunan yang pendek. kyungsoo mengehela nafas , keluar kepulan asap putih pertanda udara yang begitu dingin. ” jika aku berkata aku merindukanmu , apa kau percaya .. ” kyungsoo terkekeh setelahnya , menatap jungkat jungkit di depannya dengan mata tersenyum.

” kurasa aku tidak bisa begitu saja percaya .. ” lee ra kembali tersenyum. ” hanya saja , terlalu singkat ”

” bahkan satu menit pun aku bisa merindukanmu , apa kau masih merasa ini kurang lama ?? ” canda kyungsoo . ” aku ingin melihat senyumanmu , itu yang sebenarnya .. ”

‘ karena dengan senyumanmu aku tidak akan merasa ketakutan untuk memperjuangkanmu raa-ya .. ”

kyungsoo tersenyum , mengalihkan pandangannya daei juabgkat jungkit kepada kekasihnya yang tengah menunduk memainkan pasir tertutup salju dengan kakinya.

” raa-ya .. ”

” hhmmm .. ” lee ra mendongakkan kepalanya , disitu mata mereka bertemu. tatapan kyungsoo yang lembut membuat lee ra turut berbinar. ” jika aku menyerah , apa yang akan kau lakukan .. ”

mata lee ra otomatis membulat , entah dari dorongan mana pula mulutnya juga tengah menganga tak percaya. sebuah ekspresi yang sudah kyungsoo prediksikan , kyungsoo hanya tersenyum lagi. sedang lee ra mulai mengerutkan dahinya tak mengerti.

” apa yang akan kau lakukan ?? ” ulang kyungsoo .

” aku .. ” lee ra mulai mengayunkan kakinya sendiri , memutuskan kontak matanya lebih memilih menatap ujung sepatunya yang tertutup salju tipis ketimbang kehangatan mata kyungsoo yang membuat matanya memanas , ingin menangis . ” entahlah , mungkin aku akan mencoba membuka hati ku untuk yang lain .. ” lee ra tersenyum tipis. ” membuka hati ku tak sesulit itu , hanya perlu membiarkan semuanya mengalir dan perasaan itu pasti akan ada dengan sendirinya ”

” kau yakin ?? ”

” hhmm .. ” lee ra menganggukkan kepalanya . ” tentu saja aku yakin .. ”

kyungsoo tersenyum remeh , mendecih cukup keras membaut lee ra mengalihkan pandangannya merasa seolah jika dia telah di remehkan , lee ra lenih memilih melihat ekspresi kekasihnya ini yang tidak wajar . “jika begitu , kenapa perasaan hyeri tidak berubah ?? ” kyungsoo berganti membuang pandangannya ke arah kakinya . ” jika memang wanita mudah menggoyahkan perasaanya sendiri , kenapa hyeri tidak bisa mencintaiku ?? ”

” dia tidak melihatmu sebagai lelaki , jadi bukan bearti dia tidak bisa mencintaimu .. ” jawab lee ra tenang. ” jika dia memandangmu dengan sudut pandang yang sama denganku , aku yakin dia akan mencintaimu ”

kyungsoo bangkit dari tempatnya , meregangkan kedua otot tangannya. menarik keduanya keatas dan sedikit mengendurkan punggungnya yang terasa lelah di gunakan untuk setengah duduk membungkuk di ayunan . dia tersenyum menatap lampu jalan yang ada di hadapannya . ” bukankah aku sangat kejam .. ” kyungsoo melihat lee ra yang masih menatapnya bingung . ” raa-ya , jika aku membiarkan mu pergi karena lelah , apa kau benar – benar akan pergi ?? ” dia tersenyum pada lee ra , menatap kedua manik mata yang selalu mampu mengunci pandangannya . belu lagi dengan senyuman hangat yang selalu terlukis di bibir lee ra . kyungsoo menghela nafas , ‘ kanapa perasaan itu belum tumbuh hingga sekarang ?? ‘

” aku menemui ibuku , beliau sakit parah dan itu bukan sekedar lelucon . aku harus bersiap melepaskan ibuku , aku akan mempersiapkannya sekarang .. ” kyungsoo berjalan menuju jungkat – jungkit . dia duduk di salah satu bagian jungkat jungkit tersebut yang berada di bawah . senyumannya masih selebar keyika dia menatap lee ra lembut . ” aku hanya takut , jika kau terlalu lelah karena menunggu ku berjuang .. tapi bukan berarti aku akan meninggalkanmu begitu saja , aku … ” helaan nafas menjadi jeda kalinat kyungsoo . ” aku hanya takut kau terlalu lelah menunggu ku lagi.”

” aku sudah mengira jika ini akan terjadi .. ” senyuman miris lee ra sisipkan di bibirnya , ” kau tidak semudah itu bisa melakukannya kyungsoo , dan benar jika aku tidak berharap banyak kau akan memperjuangkan ini .. ”

” apa kau pikir akan semudah itu .. ” kyungsoo berkelak , ” apa kau pikir akan semudah ini aku melepaskanmu . apa kau sudah benar – benar lelah ?? ”

” aku lelah kyungsoo , aku sangat lelah . apa kau belum juga mengerti .. ” suara lee ra meninggi .

kyungsoo benar – benar tidak tahu jika akan seperti ini rasanya jika lee ra membentaknya . sebelumnya , lee ra hanyalah wanita lembut seakan tanpa daya untuk berteriak barang membentak . namun kali ini raut wajah lee ra tak bersahabat sama sekali . kyungsoo seakan telah di pukul otak bagian belakangnya untuk segera sadar keadaan macam apa ini . apa yang harus dia lakukan sekarang , seolah menjadi keputusan yang lambat di dalam pikirannya .

kyungsoo mendesah berat dengan tatapan mata yang masih mengunci lee ra yang membungkukkan badan dan menundukkan kepalanya .

” apa kau ingin aku untuk benar – benar melepasmu ?? ” kyungsoo buka suara .

nadanya ragu , kyungsoo berjanji akan mengutuk pertanyaan yang keluar dari mulutnya baru saja . kenyataan yang harus kyungsoo terima jika dia tidak bisa melepaskan lee ra begitu saja , namun ketika melihat raut wajah kekasihnya kini seakan tak bisa menahan wanita itu untuk sedikit lebih lama lagi . bukan , kyungsoo yakin bukan karena lee ra tak lagi mencintainya . tatapan matanya menyorotkan perasaan yang dalam , namun di satu sisi permohonan untuk di lepaskan dari penderitaannya lebih tampak dari segala hal yang tengah lee ra pikirkan . kyungsoo hanya perlu mendengar jawaban yang bisa saja membwlah hatinya sekarang juga . ” bisakah kita menunda ini semua ” keputusan lirih lee ra , kyungsoo tak mengerti . kyungsoo masih terdiam menunggu dan sibuk mengira dalam dirinya sendiri .

” berpikir jika itu tidak akan sebentar , bisakah kita istirahat ?? jika kau tidak ingin aku pergi darimu , biarlah aku istirahat sejenak .. ” lee ra beranjak dari ayunan , berjalan mendekat pada kyungsoo . berjongkok di depan kyungsoo dengan mata berlinang , menahan tangisan di ujung pelupuk matanya . ” biarkan aku beristirahat dan jernihkan pikiranmu , setelah itu kita akan membuat keputusan yang baik untuk hubungan ini ..aku juga tak mau kehilanganmu kyungsoo-ya .. ”

lee ra benar – benar menjatuhkan air matanya , satu persatu namun terkesan seperti berlomba hingga semakin deras. hidungnya pun semakin memerah , selain imbas dari udara malam yang sangat dingin ini . dia mengenggam tangan kyungsoo yang menggenggam sandaran jungkat jungkit di depannya . menundukkan kepalanya seolah tengah memohon dengan sangat .

kyungsoo , hatinya teriris benar merasakan tetesan air mata lee ra menetes satu persatu di atas sarung tangannya . bahu lee ra bergetar hebat , ingin rasa merengkuhnya agar tak lagi bergerak . memberikan ketenangan baik secara fisik maupun perasaan .mengatakan jika semua pasti akan baik – baik saja dan hubungan ini pasti bisa di selamatkan . namun ada sebuah hal yang mencegahnya . mencegah kyungsoo untuk melakukan itu . apa mungkin tatapan lee ra ?? tatapan memohon yang amat sangat mengiris hatinya . tatapan yang bisa saja membuatnya menangis saat ini juga . menangis karena kesalahannya sendiri , kekejamannya sendiri telah melihat dengan sebelah mata ketulusan kekasihnya selama ini . tidak pernah melihat orang yang lwbih peduli padanya , hanya mementingkan perasaannya sendiri yang malah menyiksanya sendiri. egois , apa mungkin kyungsoo membiarkan dia egois untuk sekian kalinya ?? dengan lancang meminta lee ra untuk tetap bertahan dengannya , menunggunya untuk menumbuhkan perasaan cinta dalam hatinya ?? lalu apa masih pantas hubungan seperti itu adalah hubungan sepasang kekasih ??

” apa itu akan membuatmu bahagia ?? ” kyungsoo menatap lee ra lembut namun mantap . berbalik mengenggam tangan kekasihnya , memberikan senyuman tipis baik – baik saja . ” jika itu membuatmu bahagia , mati kita melakukannya . ”

kyungsoo bangkit dari duduknya , berdiri di hadapan lee ra yang tengah menunduk lesu di depannya. kyungsoo menggenggam kedua bahu lee ra lembut , sedikit mengusapnya memberikan ketenangan agar kekasihnya mengurangi intensitas tangisannya.

” aku bersedia menjadi rumah mu .. ” lee ra mendongakkan kepalanya , mendapati kyungsoo yang tengah memberikan senyuman manis nan lembut . ” rumah akan selalu terbuka untuk pemiliknya . seberapa lamapun rumah di tinggalkan , itu tetap menjadi miliknya , tidak akan berpindah tangan kepada orang lain ” kyungsoo mengusap kepala lee ra lembut . ” mari kita beristirahat sejenak , namun aku akan tetap berusaha . ” lanjut kyungsoo.

dia menarik lee ra kedalam pelukannya , memeluknya erat namun lembut . memberikan kehangatan d tengah hawa yang serasa menusuk tulang dengan ujung – ujung pisau tajam , sangat dingin . mengecup berkali – kali kepala lee ra yang terbungkus topi rajut , merasakan aroma yang terkuar dari sana . kyungsoo memejamkan matanya dan semakin melesakkan kepalanya menyusuri tengkuk lee ra .

” raa – ya , aku akan selalu menjadi rumah mu , milikmu . dengan segala jalan aku akan berusaha , walau kau tengah tak berada di sisiku untuk beberapa waktu mendatang .. ” kyungsok melepas pelukannya , di tangkupkan kedua tangannya di pipi lee ra . mengunci tatapan matanya bersama dwngan senyuman hangat yang keluar dari bibir tebalnya. ” rumah tidak akan pergi jika pemiliknya tidak memindahkan hak kepemilikannya . di sewa pun tidak berarti merubah hak miliknya , kecuali pemiliknya lah yang benar – benar melepaskannya . kau tidak akan melakukannya kan ?? ”

~ TBC ~

.

.

NOTE :

aku pengen ngomong dan nanya .

aku nanya duluan dah , sebenernya cerita aku ini kyak gimna sih ??

kadang aku pengen cepet endingin , bagaimanapun akhirnya .

kenapa ??

karena banyak yang baca tapi gak ada yang ngasih masukan . aku yakin kalian yang baca punya pertanyaan , keapa gak tanya aja ?? asalkan gak ngomen sepedes cabe , pasti aku kasih respon baik . aku kagak gigit πŸ™‚ πŸ˜€

aku juga mau ngomong ..

andai kata , aku tiba – tiba endingin ini series dengan ending gantung maksimal . gak aku buatin sequel . gak ada alasan pasti , cuman pngen cari ide lain dan nggak stuck di cerita ini mulu . #hehe

.

.

ak banyak cincong yaa .. ups sorry , efek writter block -_-

tapi aku mohon dengan sangat RCL guys 😦 πŸ™‚

regards

ChalilaCha

Advertisements

Author:

just for fun

31 thoughts on “[ Series ] Life Story – Break

  1. Agak mengecewakan cingu. Yang ini kurang greget seperti sebelum-sebelumnya. Momennya pendek bgt. Sebelumnya aku bisa nyelamin perasan Kyung tapi disini … kurang ~ Yang berikutnya ayo semangat lagi. Kutunggu ^^

    1. kmu selamin aja pikiran aku , biar tahu jalan ceritanya gmna lagi #hahaha …
      aku berusaha lagi oke , smbil keluar dari kemalasan yang mengubur ide” ku #hahahaha #abaikan …
      oke bakalan semangat dah , thx buat reviewnya yaak ^_^

  2. Aku rada binguuunggg.. Jadi fix banget ya kyungsoo ngelepasin hyeri thor? Jadi kyungsoo uda sadar ya kalo dia nyia2in si lee ra dan pengen lee ra tetap bertahan walau lee ra nya capek gitu? Tega sekali kyungsoo mainin perasaan seseorang-_- ditunggu nextnya thor kalo bisa endingnya jangan gantung harus jelas yaa hehe

    1. kyungsoo emng lagi bingung , dan aku juga lagi bingung -,- gimna cara buat kyungsoo menderita lagi ..
      kyungsoo sendiri juga bingung sma perasaannya sbnernya , mknya dia jd kek gtu -_-
      buat ending ,?? gmna yaa ?? hehe ..
      thx buat reviewnya yaaakk >.<

  3. Duh napa aku jd sebel ama kyungsoo disini….bener deh kasian lee ra, apalagi uda tarik ulur lee ra uda php’in dia tp kyungsoo malah nyinggung” hyeri huaaaaa rasanya pengen bilang ke lee ra “uda cari yg lebi baik dr kyungsoo aja, jgn nungguin dia” ….abis kasian πŸ˜₯ ….

    1. tenang .. tenang …
      cwo’ mah gitu orangnya , main tarik ulur aja kyak tali tambang .. haha
      bilang aja ke lee ra , entar ak sampek.in hihi
      thx buat reviewnya yaakk ^_-

  4. Waktu baca ini rada bingung sih,soalnya pas bagian mereka ngomong itu sama penjelasan nya disatuin.Jadi rada susah gitu ngebedain nya.Cerita dan feel nya udah bagus, malah aku sampe melting pas dibagian dia meluk lee ra.Cuma mungkin harus di perbaiki aja yang tadi itu.Maaf komen kepanjangan dan menyakiti hati thor😊

    1. aku emng sengaja buat gitu dan maaf keun telah membuat mu bingung ..
      krna selain itu , part ini emng ak kurang teliti editnya hihi ..
      gak papa , berpendapat gak ada salahnya kaann ….
      tjx buat revieqnya yaakk πŸ™‚

  5. baru bacaaa dari awal hari iniii omg gilaa thor ini bagus banget aku bacanya sampe banjirrrr dahh 😭😭😭 nyentuh banget

    1. aku emng sengaja buat gitu dan maaf keun telah membuat mu bingung ..
      krna selain itu , part ini emng ak kurang teliti editnya hihi ..
      gak papa , berpendapat gak ada salahnya kaann ….
      tjx buat revieqnya yaakk πŸ™‚

  6. Ff nya Bagusss… Mngkin terlalu mndalami masing2 karakter, yaah jdinya mewek deeh… Soo Oppa jngan terlalu egois dan nyiksa dri, pertahankan dan syukuri apa yg engakau mliki sekarang, byr dikemudian hari tak ada penyesalan ^.^

Your Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s