Posted in Friendship, Romance, Sad, Series

[ series ] Life Story – Chuseok

Author : ChalilaCha || Cast : Do Kyungsoo , Shin Hyeri , Kim Joonmyeon || Genre : Sad , Romance , Friendship || Leght : Series || Rating : PG-16 || Disclaimer : cerita asli punya saya , tidak memplagiat dan jangan di plagiat .

WARNING !!

Typo bertebaran

Siders , sadarlah segera . saranmu sangat di butuhkan oleh penulis πŸ˜€

* baca note di bawah oke ^^

tumblr_nhglq7jA2q1rk9qqmo1_1280

.

.

‘ aku menyayangimu hingga akhir , apapun yang terbaik untukmu dan apapun yang akan membuatmu bahagia di masa depan , aku akan berusaha untuk mu . Aku berjanji .. ‘

Hari senin di pertengahan bulan menjelang akhir seperti ini adalah hari terkutuk untuk sebagian manusia yang hidup bergantungkan pada gaji awal bulan . Kebutuhan harus tercukupi sedangkan sesuatu yang di gunakam untuk mencukupi tidak tersedia . Apalagi di jaman ini hampir sebagian besar mengalami kenaikan , namun gaji awal bulan tidak pernah mengikuti keadaan pasar . Membuat setiap orang yang memiliki tanggung jawab akan kluarga atau dirinya sendiri mengerang resah karena diharuskan memutar otak untuk memenuhi kebutuhan yang semakin hari malah semakin bertambah .

Hyeri pun tak tahu bagaimana cara menerobos kesusahan ekonomi yang sedang melandanya . Seakan menghitung dan mengumpulkan bon atau nota , tak ada gunanya lagi jika setiap bulan mengalami perubahan . Walau hanya hidup berdua bersama sahabatnya , itu bukan berarti semua akan terasa mudah . Meski keduanya sudah berusaha membanting tulang , hingga setiap malam merasakan sambungan tulangnya seakan renggang dan terasa hampir lepas , tetap saja setiap hari akan ada pertikaian tentang jatah makan atau kebutuhan kamar mandi yang belum terpenuhi . Jangankan untuk harga sabun mandi , harga garam dapur pun mengalami kenaikan . Hyeri benar – benar merasakan puluhan struk pembayaran di mejanya kini melayang – layang memberikan tatapan mengejek kepadanya , menggelikan .

” pasta gigi habis lagi , apa seburuk itu hingga aku harus keramas menggunakan sabun lagi .. ” kyungsoo keluar dari kamar mandi dengan handuk putih di kepalanya . Hyeri menghembuskan nafasnya dibalik tumpukan tangan di wajahnya . Ini bukan yang pertama kali , ini bisa dihitung kali ke 3 dalam kurun waktu 3 bulan kyunhsoo mengatakan jika dia harus keramas menggunakan sabun mandi cair . Masih beruntung hyeri membeli sabun mandi cair , setidaknya tidak dengan sabun batang yang akan meninggalkan sisa di helaian rambut kyungsoo atau kulit kepalanya .

” aku bahkan berencana membeli sabun yang bisa di gunakan sebagai shampoo sekaligus , semua ini benar – benar membuatku gila .. ” hyeri menjatuhkan kepalanya di atas meja . Dia bisa melihat bagaimana mengejeknya bon – bon dan struk pembayaran di depan matanya sekarang dengan berubah – ubah harga bagai bunglon yang merubah warna sesuai dengan tempat dia berpijak .

” hari ini apa kau akan pulang terlambat lagi ?? ” hyeri beranjak dari meja makan dan berjalan menuju lemari es mengambil sebotol air mineral dingin .

Kyungsoo mengangguk , seraya menjemur handuk basahnya di balkon apartemen . ” aku harus bekerja lembur dan pulang membawa shampoo jika tidak ingin rambutku penuh ketombe .. ” setelahnya dia tersenyum tipis , mengambil tempat di meja makan untuk memulai sarapan mereka .

Tidak bisa di bilang sarapan , hanya nasi yang di campur dengan kimchi , minyak wijen , tuna kaleng , dan sedikit jagung manis kaleng lalu di campur .Tidak terlalu yakin menyebutnya itu makanan , lebih mirip makanan anjing mungkin . ” apa bos mu sangat menyayangimu hingga kau selalu di beri kerja lembur ..” hyeri bersuara dengan mulut terisi penuh . ” aku hanya lebih rajin ketimbang yang lain , doakan saja aku segera di angkat menjadi pegawai tetap dan kita tidak perlu menggunakan sabun untuk shampoo lagi .. ” kyungsoo membalas ketus . Di lahapnya lagi suapan terakhir sesendok penuh lalu kyungsoo berjalan menuju tempat pencucian piring , meletakkan mangkuk kosongnya yang di isi air agar mudah di bersihkan .

” hari ini kau shift malam lagi .. ” kyungsoo mengusap tangannya menggunakan lap dan meneguk sebotol air mineral yang hyeri ambil dengan sekali tegak . ” aku minta tukar dengan yeonsoo , aku ada janji bersama joonmyeon nanti malam .. ”

” kau akan berkencan dengannya ?? ”

” apa pantas menyebut pasangan yang sudah bersama selama 3 tahun untuk keluar bersama dengan aebutan kencan ?? Aku bukan anak SMA lagi .. ”

” apapun itu yang kau inginkan , jangan lupa kunci pintu dan jangan pulang terlalu larut .. ” kyungsoo berada di ambang pintu mengenakan sneakersnya lentas memasang topi kerja kebanggaannya .

” aku berangkat .. ”

” eoh , hati – hati di jalan .. jika pulang lebih larut kabari aku .. ” hyeri berteriak dari meja makan .

” eoh .. ”

OO

Masih ada waktu sekitar 30 menit lagi sebelum supermarket di buka . Kyungsoo sesegera mungkin menuju kedalam loker pegawai dan meletakkan tas ransel serta mengganti pakaiannya dengan seragam kerja yang selalu menemaninya sejak 3 tahun silam . Waktu berlalu begitu cepat , hingga tak terasa hampir 4 tahun sudah kyungsoo mengabdikan diri berkerja di salah satu supermarket terbesar di seoul . Selalu pulang terlambat dan datang lebih pagi , kebiasaan itu dia lakukan semenjak dia lulus dari pendidikannya . Sebenarnya kyungsoo belum mendapatkan ijazahnya , karena kendala biaya . Biaya sekolahnya selama 2 semester akhir belum terlunasi akibat nilainya menurun dan akhirnya beasiswanya terpaksa harus di ambil alih oleh orang lain , kyungsoo menyayangkan itu . Namun kebutuhan hidupnya untuk makan , minum dan yang lain , menuntut nya untuk bekerja . Kyungsoo sebenarnya sudah memiliki angan – angan akan mengenakan kemeja formal dan dasi serta celana bahan yang rapi untuk mencari nafkah dengan ijazah dan tittle yang otomatis ada ketika dia menyelesaikan pendidikan arsiteknya .

Namun realita kehidupan tidak berjalan sesuai dengan rencananya , bahkan teman satu atapnya pun harus bernasip tidak jauh berbeda dengannya .

” lebih pagi lagi hari ini .. ”

Kyungsoo mengancingkan kemeja terakhirnya , dia menoleh kepada sumber suara di ambang pintu , setelahnya dia membungkuk sopan .

” nee hyung-nim .. ”

” kurasa aku harus mencari kontrakan yang lebih dekat dari sini , agar berangkat lebih pagi lagi .. apa kau sudah sarapan ?? ” lelaki teraebut menyodorkan sebungkus onigiri kepada kyungsoo yang tengah duduk tak jauh dari lokernya . Kyungsoo hanya meliriknya , makanan itu dia sangat menyukainya . Walau hanya sebatas makanan kemasan , bukan onigiri mahal seperti di restoran jepang yang sering hyeri lihat di layar kaca .

” tadi sahabatku sudah memasakkan sesuatu untukku , dia juga bangun lebih pagi hari ini .. ” kyungsoo menolak dengan sopan dengan sedikit mendorong sebungkus onigiri tersebut kembali ke arah pemiliknya . ” baiklah , mungkin aku akan lebih kenyang hari ini .. ” ucap lelaki itu sambil mengambil tempat duduk di samping kyungsoo dan membuka onigiri yanh tadi di tolak oleh kyungsoo . ” kau masih tinggal bersama sahabatmu .. ” tanya lelaki tersebut . ” nee , hyung-nim .. ” kyungsoo sedikit membungkuk .

” kenapa kalian tidak menikah saja .. ” celetuk lelaki tersebut .

UHUK .. UHUKK ..

Kyungsoo tersedak ludahnya sendiri . Kalimat yang di keluarkan hyungnya sangat mengejutkan . Banyak yang mengira jika dia dan hyeri adalah sepasang kekasih , namun tidak pernah ada yang memintanya untuk menikah dengan hyeri . Tepatnya belum , karena sekarang rekan satu kerjanya sudah mengutarakannya .

” kalian sudah lama tinggal bersama , sudah saling mengenal satu sama lain , aku juga yakin jika orang tua kalian saling mengenal baik , tidak baik jika terlalu lama tinggal bersama tanpa adanya hubungan resmi soo-ya ..” lelaki tersebut kembali mengunyah onigiri pertamanya dan Kembali membuka bungkusan yang kedua .

” kami tidak memiliki orang tua hyung , lagi pula kami hanyalah sahabat yang sudah bersama sejak kecil dan hyeri sudah memiliki seseorang yang akan di jadikan pendampingnya .. ” kyungsoo tersenyum ramah , pantas jika semua pelanggan lebih memilih mengantri di counter kasir milik kyungsoo walau harus lebih lama . Senyuman lelaki ini ramah , manis dan tulus .

” eoh mianhae , aku tidak bermaksud menyinggung tentang kluarga atau semacamnya .. ” lelaki menepuk pundak kyungsoo beberapa kali . ” gwenchana hyung , lagi pula itu bukanlah topik yang akan ku permasalahkan … ” kyungsoo beranjak dari kursinya , dia membungkukkan badannya . ” maaf hyung , aku harus mengecek kelengkapan barang hari ini .. ” kyungsoo menunjuk pintu keluar menggunakan jempol tangannya , mengisyaratkan jika dia akan keluar terlebih dulu . ” semoga harimu menyenangkan hyung .” Setelahnya kyungsoo kembali membungkuk lalu pergi meninggalkan lelaki yang hanya membalas salam pamitnya dengan senyuman dan anggukan ringan .

” dia anak yang baik , rajin dan pintar . Hanya saja nasipnya kurang baik .. ”

OO

Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam . Kyungsoo menepuk pundaknya lelah . Hari ini lebih ramai dari biasanya karena besok adalah perayaan chuseok . Kebutuhan di rumah – rumah pasti akan membengkak karena sanak saudara berkumpul di rumah . Tanpa sadar kyungsoo tersenyum tipis , dia ingat perayaan chuseok tahun lalu yang dia rayakan bersama hyeri , junmyeon dan yeonsoo . Hanya sebuah perayaan kecil namun sedikit berkesan daripada tidak ada perayaan sama sekali seperti dua tahun silam .

Kyungsoo meneguk sebotol air mineral yang di bawanya dari rumah . Dia mengecek ponselnya bermaksud untuk menghubungi hyeri , karena dia harus pulang lebih larut dari biasanya . Senyuman tersemat di bibirnya ketika sederetan kalimat sumpah serapah yang hyeri kirimkan padanya tertera dalam layar ponselnya . Dia lupa akan pesan hyeri tadi pagi dan kini kyungsoo yakin jika hyeri tengah tertidur sambil menonton televisi di bawah gumulan selimut tebal . Berkali – kali kyungsoo mengatakan untuk tidak lagi mengulanginya , karena itu bisa membuatnya sakit punggung . Namun bukan hyeri jika mendengarkannya , bukan hyeri jika tidak memulai perdebatan terlebih dulu .

Kyungsoo memutuskan untuk segera bergegas mengganti pakaiannya dan segera pulang . Selain itu badanya sangat lelah hari ini , dia ingin juga segera mengistirahatkan badannya sesegera mungkin .

OO

” aku pulang ..” kyungsoo melangkahkan kakinya perlahan memasuki kediamannya . Lampu sudah padam , namun suara sayup – sayup aneh terdengar dari ruang tv . ” kenapa jendelanya di biarkan terbuka , dasar anak ini .. ” kyungsoo berjalan menuju jendela kaca tepat di atas televisi yang masih menyala menyiarkan drama malam , lalu dia menutup gorden dan menyalakan lampu meja yang berada tebat di sisi kiri televisi . Kyungsoo segera meletakkan tas ranselnya di depan meja telivisi dan berjalan menuju kamar mandi untuk mencuci muka , mengganti baju , dan meletakkan pasta gigi yang habis tadi pagi .

Kyungsoo menatap pantulan dirinya di depan cermin di atas wastafel . Pantulan wajah yang lelah , itu yang dia lihat . Cermin tidak mungkin berbohong dan memang itulah adanya , tubuh kyungsoo memang sangat lelah . Di basuhnya wajah itu dengan air, setelahnya dia mencucinya menggunakan sabun khusus wajah . Lalu segera mengambil sikat gigi , namun tangannya terhenti , dia tersenyum sendiri . Disana hanya ada dua , memangnya milik siapa lagi selain miliknya dan hyeri . Ingatan masalalunya mendadak terkuar .

Hyeri adalah adalah satu – satunya yang dia miliki , tak ada yang lain lagi . Orang tuanya tega meninggalkannya di depan sebuah panti dan kyungsoo tak bermaksud mencari identitas orang tuanya , tetapi kyungsoo tidak membenci mereka . Kyungsoo malah sedikit berterimakasih karena sudah di lahirkan di dunia walau dengan nasip yang kurang baik , tetapi dia memiliki kemampuan untuk melewati itu semua dan kyungsoo tak memikirkan itu lagi . Kini hidupnya adalah urusannya , tanggung jawabnya . Selain itu dia juga berterimakasih , jika saja dia tidak dia tinggalkan di depan panti , dia tidak akan mengenal hyeri . Hyeri yang selalu merebut makanannya ketika pembagian makanan di panti , hyeri yang selalu menyembunyikan mainannya di bawah bantal miliknya , hyeri yang berlagak sok kenal ketika dia baru saja tiba di panti , dan hyeri yang keras kepala meminta kepada ibu panti untuk ikut dengannya mengadu nasip di kota metropolitan ini . Hyeri adalah alasan kenapa dia bertahan hingga saat ini , alasan kenapa kyungsoo selalu bekerja hingga larut , alasan untuk memutuskan berkerja sambil kuliah , dan alasan kyungsoo untuk segera pulang ke apartemen kecil milik mereka . Hanya hyeri , tidak ada yang lain lagi .

” kenapa kalian tidak segera menikah saja .. ”

Kyungsoo lagi -lagi tersenyum . Untuk memenuhi kebutuhannya saja dia masih harus bekerja keras , bagaimana seorang lelaki berani meminang jika saja dia belum memiliki penghasilan tetap setiap bulan sepertinya ?? Bahkan untuk kebutuhan mandi saja mereka sering mengalami kekurangan , bagaimana jika mereka menikah tanpa adanya penghasilan tetap seperti ini ?? Kyungsoo tidak akan senekat itu dan kyungsoo juga tidak mau harga dirinya sebagai lelaki di permalukan hanya karena tidak memberi nafkah cukup kepada kluarganya kelak .

Mendadak senyumnya memudar , dia teringat akan joonmyeon . Dia adalah lelaki yang tepat untuk hyeri . Lelaki berpenghasilan tetap sebagai pegawai negeri di negaranya . Lelaki dengan pembawaan kalem ramah , pengertian , dan yang pasti selalu menyayangi hyeri . Terbukti dengan hubungan mereka yang bertahan hingga sekarang . Tidak perlu lagi kyungsoo meragukan bagaimana kehidupan hyeri kelak jika saja hyeri menikah dengan joonmyeon . Hyeri akan menjadi ibu rumah tangga , mengurus anak , dan memberikan senyuman hangat pada joonmyeon ketika dia pulang . Tidak ada istilah hyeri akan menunggu hingga tertidur di ruang tengah , karena joonmyeon tidak akan melakukan kerja lembur sebagai pegawai negeri .

Dia kalah telak dengan joonmyeon , itu kenyataannya .

Walau sekeras apapun kyungsoo memutar otak , tanpa ijazah resmi di tangannya , dia hanyalah pegawai magang supermarket besar yang bekerja di bagian kasir . Hanya itu . Berharap agar kehidupannya berubah 180 derajat , itu hanya akan muncul dalam drama fiksi dan kyungsoo tidak akan percaya tanpa dia berusaha .

TOOK .. TOOK .. TOK ..

” soo-ya , kau di dalam .. ” hyeri berteriak dengan suara parau dari balik pintu kamar mandi , menyudahi pemikiran hal yang ada di dalam otaknya . ” eoh .. tunggu sebentar , aku akan segera selesai .. ” kyungsoo menjawab santai . ” cepatlah , perut ku sakit .. ” hyeri mengeluh resah . ” hhmm tunggulah sebentar .. ” kyungsoo segera menyikat giginya dan setelahnya mengganti baju .

OO

” bukankah tadi sudah kukatakan untuk menelponku ketika kau pulang lebih terlambat .. ” hyeri keluar dari kamar mandi , dia berjalan menuju dapur mengambil air mineral . ” ponsel ku tertinggal di loker , lagi pula aku sedang bekerja … ” kyungsoo memasukkan suapan ramyeon instan kedalam mulutnya , sedang matanya menatap acara televisi yang menyiarkan sebuah film action . ” setidaknya hubungi aku , punggung ku sakit harus tidur seperti tadi .. ” hyeri meletakkan segelas air mineral dan sekotak kimchi di meja kecil di depan kyungsoo . ” bukankah aku sudah mengatakan untuk tidak menungguku , aku pasti akan pulang . Memangnya kemana lagi jika aku tidak pulang kemari , lagi pula itu salahmu yang tak mau mendengarkanku dan tetap tidur di ruang tengah seperti tadi .. ” kyungsoo kembali menyuapkan ramyeon , namun kini di ikuti dengan kimchi yang di siapkan hyeri .

Hyeri mendengus kesal , ” hei mana bisa aku tenang sedangkan sahabatku sendiri belum pulang hingga hari menjelang pagi seperti ini , kau ini gila atau memang tak pernah mengerti . Dasar bodoh .. ”

” jangan mengatakan aku bodoh , bahkan nilaiku jauh lebih baik darimu . Kau yang bodoh , tidak mengerti bagaimana maksud kalimat yang ku berikan dan tetap tidur hingga punggungmu sakit .. ” balas kyungsoo tak terima , setelahnya dia terkekeh geli .

Ini sesuai dengan bayangan ketika dia menutup loker kerjanya . Hyeri akan marah dan mereka akan kembali mendebatkan hal yang sama setiap kyungsoo pulang lebih larut dari biasanya . Hyeri akan memarahinya dan dia akan selalu mencari alasan kenapa dia tidak mengabari hyeri . Namun ke esokan harinya , semua sudah berakhir dan tidak akan terjadi apa – apa . Hyeri akan menyiapkan sarapan seperti biasa atau hanya memberikannya sebungkus roti dan sekotak susu coklat . Setelahnya dia berangkat menuju supermarket , begitu juga hyeri ketempat kerjanya .

” besok joonmyeon dan yeonsoo tidak bisa merayakannya bersama lagi . Jeonmyeon harus pergi ke rumah neneknya di busan , sedang yeonsoo juga harus ke gyeonggi neneknya sakit .. ” hyeri menyelipkan kakinya kedalam selimut yang kyungsoo gunakan untuk menyelimuti kakinya juga . ” apa rencanamu untuk besok ?? ” hyeri menatap kyungsoo penuh harap .

” besok supermarket akan tutup , otomatis aku tidak bekerja . Ada tempat yang ingin kau kunjungi ?? ” kyungsoo berucap santai tanpa mengalihkan pandangannya dari televisi yang sedang menayangakan adegan paling menegangkan dari film . ” kita tidak punya banyak uang untuk berlibur , uangnya hanya cukup di gunakan untuk membayar apartemen 1 bulan kedepan .. ” hyeri mendesah lemas . ” aku tidak mengatakan kita akan berlibur , aku hanya bertanya apa ada tempat yang ingin kau kunjungi ?? ” kyungsoo selesai dengan ramyeonnya . Meletakkan di meja kecil dan meneguk air mineral yang telah hyeri siapkan . Dia mematikan televisinya dan beralih pada hyeri yang memberenggut kesal . ” aku ingin pergi ke bukit dekat panti yang dulu sering kita kunjungi .. ” kyungsoo tersenyum lembut . ” aku merindukan udara di sana . ” kyungsoo menambahkan .

Bukit dengan sebuah pohon rindang yang cukup besar . Rumput pendeknya yang hijau . Capung berwarna – warni dan juga hembusan angin sejuk walau ketika matahari tengah terik . Tempat dimana kyungsoo melepas kesedihannya ketika jongin , sahabatnya , dia ambil oleh sebuah kluarga berada dengan mobil hitam metalik mewah . Menangis sejadi – jadinya di bawah pohon rindang itu dengan memeluk replika power ranger yang sering mereka mainkan bersama . Mengenakan syal musim dingin yang sengaja di berikan oleh yoon ahjumma ketika malam natal tahun lalu yang sama dengan milik jongin .

” kau merindukan jongin ..” hyeri mengusap pundak kyungsoo halus . Tatapan sayu yang kyungsoo keluarkan , hyeri sangat mengenalinya . Dia yang menemukan kyungsoo menangis di bawah pohon sendiri hingga petang menjelang , Dia yang menemani kyungsoo untuk menangis hampir setiap hari dalam kurun waktu tiga bulan sepeninggal jongin pergi , dan dia yang membuat kyungsoo pergi dari kesedihannya meratapi kesendiriannya .

” apa kau tahu lelaki yang sering keluar di layar kaca mempromosikan sebuah produk kecantikan , kurasa itu jongin .. ” hyeri masih mengusap pundak kyungsoo , setelahnya dia menjatuhkan kepalanya di pundak kyungsoo . Memeluk erat salah satu lengan kyungsoo dan mengusap punggung tangan kyungsoo lembut . ” dia tampan , hidungnya masih tetap tetap sama tidak bertembah panjang , dan tubuhnya juga masih terlihat gelap walau sudah menggunakan make up Dia tumbuh dengan baik , kau tidak perlu mengkhawatirkannya lagi .. ”

” apa dia masih mengingatku ., ” kyungsoo termenung sejenak , ” tentu saja dia pasti akan mengingatmu , wajahmu tidak berubah . Matamu tetap bulat , bibirmu tetap membentu senyuman yang manis , dan matamu juga masih lebih besar walau dia selalu mengatakan jika miliknya lebih besar .. ” hyeri menarik hidung kyungsoo gemas . Kyungsoo terkekeh geli , ” apa kau sedang memuji , jika aku ini tampan ?? ” . ” kau memang tampan , jongin juga tampan , tetapi joonmyeon lebih tampan .. ” hyeri tersenyum bangga .

Senyuman bangga hyeri, juga merupakan senyuman kyungsoo saat ini . Kyungsoo tersenyum sambil mengusap kepala hyeri yang berada di pundaknya .

‘ Memang dia adalah lelaki yang tampan , mapan , dan bisa memberikanmu kehidupan yang baik . Aku mempercayakan hidupmu padanya hye-ya ‘

” sekarang tidurlah , besok aku akan membangunkanmu dan kita berangkat .. ” kyungsoo menarik pundaknya dari kepala hyeri . ” tidak bisakah aku tidur di pundak mu , sudah sejak lama aku tidak melakukannya ” . Kyungsoo menimbang , dia sangat lelah , itu kenyataannya . Bahunya sedikit sakit karena saat bekerja tadi , dia mengangkat beberapa kardus berat . Ingin sekali dia merebahkan tubuhnya dan membiarkan bahunya terkulai lemas untuk beristirahat . Namun disisi lain dia tidak bisa menolak keinginan hyeri . Benar yang hyeri katakan , sudah sejak lama mereka tertidur dengan posisi seperti tadi dan kyungsoo juga menginginkannya .

” baik , kemarilah aku akan memelukmu hingga esok pagi . Tapi jangan salahkan aku jika esok hari punggungmu terasa sakit . ” kyungsoo melebarkan tangannya , menyambut hyeri dengan senyuman . “memelukmu seperti ini memang sangat nyaman .. ” hyeri semakin medesakkan kepalanya ke dada bidang kyungsoo sambil memejamkan matanya , sedikit menghirup aroma dari tubuh kyungsoo . ” kau tahu kyung , aku tidak tahu jika sosok kakak ku yang dulu menyayangi ku bisa kulihat pada dirimu . Bahkan kau jauh lebih baik ketimbang kakak ku yang pada akhirnya memutuskan meninggalkanku di panti sedangkan dia pergi entah kemana .. ”

Kyungsoo tersenyum hambar , semua apa yang di laluinya dan hyeri di masa lalu bukanlah hal indah . apa lagi jika itu membawa nama kluarga di dalamnya . kyungsoo selalu mencoba terlihat kuat dan bisa mengatasi itu semua . jika saja dia tidak bisa melakukan hal itu dia tahu , pasti hyeri juga akan merasa sedih . kyungsoo tak mau itu terjadi . hyeri yang mengembalikan semangatnya dan senyumannya , oleh karena itu kebahagiaan hyeri sangat penting untuk kyungsoo . ” aku tahu , kupikir topik kita malam ini semua membahas tentang masa lalu . Aku tahu masa lalu kita bukanlah hal yang indah , jadi jangan meratapinya lagi . Itu hanya akan membuatmu semakin sedih . Sudahlah , kau terlalu banyak bicara . Sekarang tidur , besok kita akan kesiangan .. ” kyungsoo mengecup puncak kepala hyeri berkali – kali .

” aku menyayangimu kyung-ah , selamat tidur .. ”

” aku juga menyayangimu .. ”

‘ aku menyayangimu hingga akhir , apapun yang terbaik untukmu dan apapun yang akan membuatmu bahagia di masa depan , aku akan berusaha untuk mu . Aku berjanji .. ‘

OO

β€œ sudah sejak lama dan tempat ini tidak pernah berubah .. β€œ kyungsoo menyandarkan punggungnya ke sebuah pohon , dia tersenyum lebar , matanya terpejam menikmati hembusan angin segar yang menyambut wajahnya . β€œ aku ingin membangun sebuah rumah di sini .. β€œ rancau kyungsoo .

Hyeri terkekeh , dia mengambil tempat duduk di sebelah kyungsoo namun tidak turut bersandar pada batang pohon , dia memilih melihat wajah tenang sahabatnya yang dia tahu terlihat lelah . β€œ jika memang begitu , aku akan membangun rumah ku tepat di sebelah rumahmu dan kita akan bertetangga selamanya . aku akan dengan senang hati memberikan masakanku padamu , membantu mencuci selimut ketika musim dingin mulai datang , membuat kimchi untuk persediaan , dan merayakan hari besar seperti ini bersama . bukankah itu sangat indah soo-ya .. β€œ hyeri tersenyum lebar . β€œ kita akan selalu bersama , dimanapun , kapanpun dan dalam keadaan apapun .. β€œ lanjut hyeri .

β€œ bukankah kita tidak akan terpisah ?? β€œ kyungsoo membuka matanya menatap hyeri lembut . β€œ kau yang selalu membuntuti ku , menggangguku , bahkan mogok makan ketika yoon ahjumma tidak memberimu ijin untuk ikut denganku . akankah kau meninggalkanku setelah apa yang kau lakukan ?? β€œ kyungsoo sedikit mengangkat alisnya . β€œ kurasa itu akan sangat menyakitkan dan itu sedikit membuat pengorbananmu selama ini sia – sia .. β€œ kyungsoo meletakkan telunjuknya di dagu , dia terkekeh sendiri. β€œ aku adalah orang yang sulit untuk di dekati , kau seharusnya merasa beruntung karena aku mau berdekatan denganmu .. β€œ kyungsoo kembali menyandarkan punggungnya di pohon . β€œ maka dari itu , jangan tinggalkan aku .. β€œ kyungsoo berkata amat lirih , setelahnya dia tersenyum manis pada hyeri . matanya menatap hyeri yang tertuju pada hamparan rumput luas dengan teduh . kyungsoo tidak tahu bagaimana jika dia harus melewati harinya tanpa hyeri . hyeri yang selalu mendengus ketika bahan kebutuhan naik , selalu mengatakan jika tidak akan membeli shampoo lagi , memberikan sarapan yang lebih mirip seperti makanan anjing , dan hyeri yang selalu menunggunya ketika dia pulang bekerja hingga tertidur di ruang tengah dengan alas selimut . kyungsoo tidak tahu bagaimana jika saja itu terjadi di suatu hari nanti dan kyungsoo yakin hari itu pasti akan terjadi . hari dimana dia kehilangan semuanya tentang sahabatnya dan teman hidupnya selama ini .

β€œ kau benar – benar tidak ingin bertemu orang tuamu .. β€œ hyeri meletakkan dagunya di atas lutut , tangannya sibuk membuat gambar abstrak menggunakan ranting kecil yang berada di sekitarnya . β€œ aku secara diam – diam sering melihat kakaku ku bekerja ..” hyeri tersenyum tipis . β€œ dia bekerja sangat keras dan selalu tersenyum ramah kepada setiap pelanggan , sama seperti mu .. β€œ dia melempar ranting yang berada di tangannya mengenai sneakers yang kyungsoo gunakan , setelahnya dia terkekeh . β€œ meski kakakku tidak pernah melihatku , aku bisa melihatnya saja itu sudah terasa menyenangkan . ada sebuah kepuasaan tersendiri yang membuatku ingin terus melakukannya .. β€œ hyeri kembali tersenyum . β€œ aku tahu , sebenarnya kau juga ingin melihat bagaimana keadaan orang tuamu , katakan yang sejujurnya dan jangan mengelak .. β€œ hyeri melempar rumput yang di jabut paksa kearah celana kyungsoo hingga menyisakan sedikit tanah disana .

β€œ memangnya hanya dirimu yang pernah bertemu dengan kakakmu , jangan mengira aku tidak pernah mengetahui keadaan orang tua ku hye-ya ..” kyungsoo membalas tak mau kalah . β€œ aku juga pernah melihat mereka . melihat ayahku berangkat bekerja dengan setelan jas formal dan seorang ajudan di belakangnya , melihat beliau yang berjabat tangan dengan koleganya serta tersenyum ramah . bahkan hanya dengan melihat senyumnya , kau pasti yakin jika dia adalah ayahku .. β€œ kyungsoo membuang nafasnya . β€œ mereka hidup sangat baik hye , jadi aku tak perlu mengakhawatirkan mereka lagi .. β€œ .

Kyungsoo tidak pernah memperdulikan kluarganya lagi , siapa ayah kandungnya , siapa ibu yang telah melahirkannya , dan bagaimana mereka hidup , itu bukan hal yang kyungsoo ingin lihat dan telaah lebih lanjut . kenyataan jika kehidupan orang tuanya seribu kali lebih baik darinya , kenyataan jika orang tuanya sudah hidup bekecukupan dan kenyataan bahwa orang tuanya tidak pernah bermaksut untuk mencarinya , hanya akan membuatnya membenci orang tuanya . kyungsoo tidak mau membenci orang tuanya , dia tidak mau menjadi anak durhaka . biarlah saja semua tetap seperti ini , toh dia juga masih bisa bertahan hidup untuk memenuhi semua kebutuhannya . dan kyungsoo yakin jika orang tuanya memiliki alasan kenapa mereka melakukan ini , kyungsoo yakin itu .

β€œ kenapa kau tiba – tiba…”

β€œ pada awalnya aku ingin memintamu mencari kembali kluargamu . merasakan bagaimana hangatnya berada di tengah kluarga , hangatnya berada di pelukan ibu , dan hangatnya senyuman ayah yang di berikan setelah beliau memberikan petuah untuk anaknya . tetapi , mendengarmu berucap demikian , ku urungkan kembali niatku karena kau pasti tidak akan melakukan hal yang kukatakan , apa aku benar ?? β€œ

β€œ aku merasa jika kau akan meninggalkanku , entah kenapa .. β€œ kyungsoo menggosokkan kedua telapak tangannya , dia membuang mukanya kesembarang arah . dia tidak ingin menerima kenyataan jika yang dia katakan adalah benar adanya .

β€œ joonmyeon melamarku .. β€œ

DEG….

β€œ dia memintaku menjadi ibu dari anak – anaknya kelak ..”

β€œ kapan dia mela- β€œ

β€œ kemarin ketika kami berjalan – jalan di tepi sungai Han , aku tahu dia bukanlah orang yang romantis . jadi harapanku untuk di lamar dengan jamuan makan malam dan banyak lilin yang mengitariku jelas tidak akan terwujud . tetapi kurasa semua ini sudah lebih dari cukup .. β€œ hyeri terkekeh sendiri .

β€œ kau sudah menjawabnya .. β€œ hyeri mengangguk pasti untuk menjawab pertanyaan kyungsoo . kyungsoo melihat senyum sumringah yang hyeri berikan , dia sudah tahu jawabannya . tanpa harus mengatakan apapun lagi kyungsoo sudah mengerti . entah kenapa kepalanya menjadi terasa ringan , tubuhnya menjadi memanas , dan matanya menjadi berat .

Kenyataan jika dia harus segera kehilangan lagi , itu yang membuatnya seperti ini . belum sampai sehari dia memikirkan bagaimana buruknya jika itu terjadi , takdir mengatakan lain . ini memang sudah harus terjadi . tidak adanya ikatan hubungan hitam di atas putih adalah hal yang membuat kyungsoo tidak bisa mengatakan β€˜ jangan pergi β€˜ . walaupun dia menangis tersedu – sedupun hingga mengeluarkan darah , hyeri memang bukanlah miliknya dan dia harus merelakan sahabatnya bahagia .

β€œ apa kau merasa bahagia .. β€œ kyungsoo membuang batu kerikil yang berada di sampingnya . entah kenapa rasanya tangan itu tidak bisa untuk diam , bahkan jika ada kesempatan ingin sekali kyungsoo memukul seseorang . ini tanpa alasan dan kyungsoo yakin tidak ada yang dengan sukarela menyerahkan wajahnya untuk di pukul .

β€œ apa kau baik – baik saja .. β€œ hyeri berkata begitu lirih . dia tahu ini menyakiti sahabatnya . bukan karena apa , tetapi dia tahu jika dia akan meninggalkan kyungsoo dan itu menyakitinya . dengan ikatan yang akan dia resmikan bersama joonmyeon , itu mengharuskannya untuk pindah dari atap kyungsoo dan menetap seatap bersama joonmyeon . β€œ jika kau belum bisa aku akan mengatakan pada joonmyeon un-β€œ

β€œ jangan melakukan hal bodoh , itu keputusanmu , pilihan hidupmu , dan masa depanmu . sampai kapan kau akan terus terbebani dengan adanya diriku ?? jika memang itu yang menjadi pilihanmu maka lakukanlah dengan sepenuh hati . aku bukanlah kyungsoo yang akan menangis seperti 20 tahun yang lalu . dan apa kau tidak memikirkan perasaan joonmyeon jika kau mengatakan itu , dia sangat mencintaimu hye, jangan kecewakan dia .. β€œ kyungsoo tersenyum lembut sambil mengusap punggung hyeri yang berada di depannya . ini menyakitkan , kyungsoo tidak mengelak itu . rasanya matanya memburam , sesegera mungkin dia mengusap itu kasar , dia tidak ingin menangis dan membuat hyeri melakukan hal bodoh .

β€œ kyungsoo-ya .. β€œ hyeri membalikkan punggungnya , dia menatap sendu sahabatnya yang tengah mati – matian menahan air matanya . hyeri menggeser posisinya hingga duduk tepat di sebelah kyungsoo . tangannya terjulur melingkar sempurna di pinggang kyungsoo , dia menyandarkan kepalanya di dada bidang kyungsoo , dan semakin mempererat pelukannya .

β€œ aku baik – baik saja hye , aku juga akan segera mencari pendamping kalau begitu .. β€œ kyungsoo mengusap kepala hyeri yang berada di pelukannya . β€œ berjanjilah padaku , kau akan cepat mencari pendamping hidup . mau sampai kapan kau akan hidup sendiri .. jangan membuat hidupmu terlalu menyedihkan jika kau tak mau aku mengulur pernikahanku lagi .. β€œ

β€˜ sampai kau bahagia dengan kehidupanmu , karena kehidupanmulah yang utama . β€˜

β€œ kau berbicara seolah kau akan menikah besok .. β€œ kyungsoo terkekeh hambar .

β€œ aku akan menikah ketika kau sudah mengenalkan seorang wanita yang beruntung mendapatkan kebaikan hatimu dan segala yang kau miliki soo-ya . ini adalah keputusanku , tak apa jika joonmyeon harus merasakan sedikit kekecewaan . aku yakin joonmyeon pasti akan mengerti . β€œ

β€œ kau benar – benar keras kepala ..” kyungsoo memukul kepala hyeri ringan .

β€œ aku tidak hanya keras kepala , aku juga bisa keras hati . β€œ hyeri tertawa renyah . β€œ kau berjanji ?? β€œ Tanya hyeri , mengacungkan jari kelingkingnya

β€œ iya aku berjanji .. β€œ kyungsoo menautkan kelingkingnya seraya tersenyum mantap .

β€˜ aku berjanji akan segera mendapatkannya dan tak lagi harus menunda kebahagiaanmu hye , aku berjanji β€˜

– TBC –

Note : hai semuanya , saya penulis baru jadi salam kenal πŸ™‚

aku cuman mau memberi salam aja , dan aku juga berharap jika kalian senang hati memberi tanggapan pada tulisan ku , simple kan . aku masih belajar dan nggak jarang buat kesalahan , jadi di mohon sarannya πŸ™‚

Panggil lila aja , aku kurang srek aja di panggil thor . biar tambah akrab aja πŸ™‚Β  / aku line 97/

aku sulit buat nulis panjang lebar , aku nggak pandai ngomong soalnya πŸ˜€

sampai ketemu lagi yaa …

Regards ChalilaCha πŸ™‚

Advertisements

Author:

just for fun

39 thoughts on “[ series ] Life Story – Chuseok

  1. okay, kak. ini cerita menyayat hati kak. ah sumpah ini cedih gituuu:( dan tbh,aku sukaaaaaa banget sama diksi dan pembawaan karakternya, berenan bagus aku ga bo’ong ataupun muji karena formalitas.
    trus apalagi kalimat percakapannya ga mainstream beneran. cuma, ada yg perlu di benahin dikit deh, soal EYD sama, tanda baca kak (i wrote it as a reader).
    tapi beneran sumpah, ini cerita baguuuuuuuuusssss banget. plotnya aku suka begete (*>.<*). at least, terusin ya kak ini cerita, wish you be better author. ehehe.

    okay, see u on next fic! keep writing and fangirling eonnie! fighting!

    1. makasih ya buat sarannya , emng tanda baca dan EYD ak agak error πŸ˜†πŸ˜… ntar ak perbaiki lagi ..
      ak nulis juga suka nangis sndiri #abaikan πŸ˜©πŸ˜†
      see u juga ..
      makasihnya buat reviewnya .. saranmu membantu bgt πŸ˜‰πŸ˜‰

  2. ok FIX FF ini nyayatt bangeettt
    pemilihan kalimatnya begitu nusuk di hati
    selamat…. author sukses buat tisu di kamar aku berkurang πŸ˜₯

    di tunggu next chapternyaa ya
    tp gak yakin hati ini biasa kuat bacanya kalo sampe kyungsoo gak sama hyeri dan lebih milih nikah sama jungmyoon πŸ˜₯
    Soo kasihan bangeettt πŸ˜₯

    1. entar aku belikan lagi tisu yang bnyak oke dan berbagi buat saya , krna bukan kmu aja yg mewek πŸ˜†πŸ˜…
      kmu harus kuat bacanya oke ..
      makasih ya buat reviewnya ☺😊

  3. ok FIX FF ini nyayatt bangeettt
    pemilihan kalimatnya begitu nusuk di hati
    selamat…. author sukses buat tisu di kamar aku berkurang πŸ˜₯

    di tunggu next chapternyaa ya
    tp gak yakin hati ini bisa kuat bacanya kalo sampe kyungsoo gak sama hyeri dan lebih milih nikah sama jungmyoon πŸ˜₯
    Soo kasihan bangeettt πŸ˜₯

  4. Lilaa… duh ini bener2 yaaa, ngena dihati banget ngga taubknapa yamoun. Kyungsoo cintahye tapi hyenya mau jikah:” kasiaan:” mereka lika liku hidupnya banyak banget yaaa:” ditunggu nextnyaa

  5. Ujungnya tragis eh cingu. Aku engga kuat bacanya /lambein tangan ke kamera/. Diksimu kaya banget jadi engga bosan baca FF ini. Ditunggu kelanjutannya. Aku harap sih KyungSoo bisa nemuin cinta sejatinya. Dengan aku aja kalau memungkinkan /ditampar bolak-balik Seoul-Busan/

    Salam kenal yah ^^

    1. cinta sejati kyungsoo sama saya #haha #plak #abaikan ^^
      sya juga masih belajar , dan amatiran .
      salam kenal juga πŸ™‚
      trmakasih buat reviewnya ☺😊

  6. huaaa..gw nangis cius deh ..huhuhu cerita nyakitin banget masa ..salken lila ..ceritanya bikin menyatat hati?
    Semangat .aduh d.o kasian banget masaa di tinggal hyeri .udah ah mo lanjutin nangis

  7. La… oeky kuakui, aku sangatlah kudet karena baru aktip berselancar didunia FF 4bulan belakangan ini… ini ada Joonmyeon, tapi di seriaall yg kubaca Hyeri klo gak salah nikahnya sama Baekhyun…

    Oke abaikan koment-ku… ini tandanya aku harus membukaa setiap tag FF series-mu yg satu ini…
    Bahasamu bagus kok, typo wajar. paling yg sering kamu lakukan adl menuliskan huruf yg gak konsonan setelah tanda titik, pdhal harusnya…. i know, u know wht i mean #apasih hahhahahaa
    okelah. aku mau lanjut dulu ya bacanya…

    1. mungkin karena kesibukan kali ya:D its okay, mungkin aku juga bakal nyusul kedepannya πŸ˜€
      yang nikah sama baekhyun itu lee ra say. hyeri itu yang di ajak main tarik tambang ama kyungsoo πŸ˜€
      kalo masalah penggunaan kata, itu mungkin karena perbendaharaan ku kurang say πŸ˜€
      sok atuh di baca πŸ™‚
      makasih huat reviewnya πŸ™‚

  8. Ya Tuhan ternyata ini awal ceritanya. Aku baca langsung yg di Hatred soalnya aku reader baru, dan tadi sempat ngga ngerti jalan ceritanya. Tapi waktu tau ini awal ceritanya dan aku baca, jujur aja kak rasanya sesak banget. Aku bakal baca sampe akhir kalau aku bisa. Sebagai penulis baru, kakak hebat menurutku. Keep writing ya kak πŸ™‚

Your Comment Please...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s